Uskup Fransiskus: Manusia ‘Bersahabat’ dengan Vaksin

paus-fransiskus-manusia-ac280c298bersahabatac280c299-dengan-vaksin-1

Dalam penerbangan sekembalinya dari lawatan ke Slovakia, pertengahan bulan September, Uskup Fransiskus mengatakan ia bertanya-tanya mengapa begitu banyak, tercatat beberapa kardinal di kalangan Gereja Katolik sendiri, dengan ragu-ragu untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Ia menekankan mengenai “persahabatan” umat manusia secara vaksinasi untuk menghadapi kira-kira penyakit tertentu.

Paus Fransiskus hari Rabu (15/9) mengatakan ia bertanya-tanya mengapa begitu banyak karakter, termasuk beberapa kardinal dalam hierarki Gereja Katolik Roma, menolak untuk diimunisasi dengan vaksin COVID-19.

Paus menanggapi perkara dari seorang reporter melanggar keengganan untuk divaksinasi, pada penerbangan pulangnya dari Slovakia. “Cukup aneh karena pengikut manusia memiliki riwayat berteman dengan vaksin. Ketika kita anak-anak, kita mendapat vaksin cacar, dan yang lain sebagainya, polio, dan tidak seorang pun memprotesnya, lalu itu semua terjadi. ”

Paus Fransiskus, yang telah mendapat vaksinasi COVID, telah sering mendesak karakter lain untuk diimunisasi demi kebaikan bersama.

Paus Fransiskus berbicara kepada media di atas pesawat Alitalia dalam perjalanan dari bandara Internasional Milan Rastislav Stefanik Bratislava di Bratislava, Slovakia, kembali ke Roma, 15 September 2021. (Tiziana Fabi/Pool via REUTERS)


Paus Fransiskus berbicara kepada media pada atas pesawat Alitalia pada perjalanan dari bandara Internasional Milan Rastislav Stefanik Bratislava di Bratislava, Slovakia, kembali ke Roma, 15 September 2021. (Tiziana Fabi/Pool via REUTERS)

Di motor, ia mengatakan, mungkin sebagian orang takut pada awalnya karena ada berbagai vaksin yang tersedia, dan beberapa ternyata, “tidak lebih daripada air suling. ” Ia tidak menyebut vaksin apapun.

Ia lalu melanjutkan pernyataan bahwa bahkan di dalam kalangan pemimpin gereja Katolik pun ada keengganan untuk divaksinasi.

“Bahkan di Sidang Kardinal, ada sejumlah karakter yang menolak dan satu diantara dari orang yang udi ini dirawat inap karena virus itu. Perlu ada kejelasan dan pembicaraan dengan tenang dengan orang-orang ini. Di Vatikan, kami semua divaksinasi kecuali sekelompok kecil saja dan kami medium mempelajari bagaimana membantu itu, ” paparnya.

Kardinal Raymond Burke, seorang konservatif dan meragukan vaksin, dirawat inap di AS bulan lalu setelah terkena virus corona.

Beberapa uskup konservatif dengan antivaksin, terutama di AS, telah menyatakan umat Katolik harus memiliki kemungkinan untuk menyatakan keberatan mendapatkan vaksin berdasarkan hati nurani itu dengan alasan agama.

Tetapi Paus Fransiskus telah menjelaskan pada zaman lalu bahwa ia tidak sependapat dengan itu, & tidak pernah menyebut-nyebut tentang opsi tersebut. [uh/ab]