“The Chair” Angkat Sosok Aktris Sandra Oh Sebagai Pemimpin Perempuan Kulit Berwarna

the-chair-angkat-sosok-aktris-sandra-oh-sebagai-pemimpin-perempuan-kulit-berwarna-3

Sejak tahun 2018, aktris Sandra Oh membintangi serial dengan cerita yang menguatkan berjudul, “Killing Eve. ” Namun, tahun ini kecil berbeda bagi Sandra Oh, di mana ia membintangi serial bertema drama banyolan untuk layanan streaming Netflix berjudul, “The Chair”.

Dalam film “The Chair”, Sandra Oh berperan sebagai Dr. Ji-Yoon Kim, yang menjabat sebagai ketua jurusan bahasa Inggris dengan baru di sebuah universitas presitisius bernama Pembroke.

Ia adalah hawa pertama yang pernah menyelenggarakan jurusan tersebut dan merupakan satu di antara hanya segelintir karyawan dengan indra peraba berwarna di universitas itu.


Sandra Oh bersama bintang film David Morse, Cliff Chamberlaine, dan Ian Lithgow di dalam serial “The Chair” (dok: Eliza Morse/Netflix vían AP)

Ketika salah kepala rekannya melakukan pelanggaran di kelas, profesor Kim berusaha menyelesaikan masalah tersebut serupa menghadapi budaya patriarki, seksisme, diskriminasi usia, ditambah teristimewa sebagai ibu tunggal yang merasa terjebak di jarang dua budaya.

“Tema komedi menarik perhatian saya, walau profesor Kim harus melalui berbagai permasalahan yang tidak mengenakkan setiap harinya, ” kata Sandra Oh lewat wawancara secara Associated Press belum lama ini.

Kedudukan yang diwariskan kepada profesor Kim sebenarnya jatuh di dalam waktu yang kurang menenteramkan. Jumlah mahasiswa baru yang mendaftar di bawah haluan bahasa Inggris menurun serta sebagian besar pengajarnya merupakan warga kulit putih yang sudah berumur dan sahih sesuka hati mereka.


Aktor Jay Duplass bersama Sandra Oh dalam bersambungan “The Chair” (dok: Eliza Morse/Netflix vían AP)

Serial “The Chair” selalu dibintangi oleh Jay Duplass, Holland Taylor, Nana Mensah, dan Bob Balaban, dengan semuanya pernah memiliki pengalaman kuliah. Namun, Sandra Oh tidak pernah.

Sandra Oh yang berdarah Korea mengaku, dasar negeri akademis dalam film itu bukanlah hal yang mengakui perhatiannya, tetapi nama Korea yang menempel pada karakternyalah yang membuat dirinya tergiring.

“Secara perlahan dalam perjalanan karir saya, saya bisa mencatat kalau telah terjadi perubahan, dalam mana ada nama Korea dan mendengar karakter-karakter lain menyebut nama (itu), benar menarik bagi saya, ” ujar Sandra.

Ia menambahkan, hal itu jarang terlihat dan menetapkan dijadikan hal yang biasa yang terlihat di adang-adang.


(ki-ka) Aktor Ken Bolden, Sandra Oh, dan Mark Philip Stevenson dalam suatu adegan di serial “The Chair” (dok: Eliza Morse/Netflix vían AP)

Bersambungan “The Chair” yang terdiri dari enam episode adalah garapan aktris Amanda Peet yang terkenal lewat film-film seperti Saving Silverman, Changing Lanes, dan Syriana.

Menurut Sandra Oh, Amanda Peet juga berusaha menunjukkan hubungan keluarga dengan kompleks secara realistis dalam serial ini.

“Saya sekarang sudah mengambil masa karir dimana aku berakting menjadi seorang ibu, dan biasanya itu adalah peran yang kurang menyenangkan untuk para aktris, ” kata Sandra Oh.

“Tapi sosok Pokok yang saya perankan mempunyai (cerita kehidupan) yang multidimensi dan banyak yang mampu diperlihatkan secara lebih di dalam. Saya sangat beruntung mampu berkesempatan memerankan tokoh (profesor Kim), ” tambahnya.

Serial “”The Chair”” kini sudah tayang di layanan streaming netflix di AS. [di/lt]