Sarjana Inggris Melanggar Lockdown karena Dapat Kunjungan Pacar

Sarjana Inggris Melanggar Lockdown karena Dapat Kunjungan Pacar

Seorang penasihat ilmiah pemerintah Inggris berhenti setelah melanggar aturan karantina provinsi ( lockdown ) yang diberlakukan karena diam-diam menyambut kunjungan pacarnya.

Ahli epidemiologi dari Imperial College, Neil Ferguson, mengembangkan model dengan meramalkan ratusan ribu orang pasif kecuali kalau Inggris memberlakukan pengetatan drastis untuk memperlambat penyebaran virus corona. Sarannya adalah kunci yang memicu lockdown di Inggris di dalam Maret.

Di kolong peraturan ini, orang-orang dilarang mengunjungi kerabat dan keluarga yang tak tinggal bersama mereka. Ferguson berhenti dari panel penasihat ilmiah negeri setelah sebuah koran melaporkan bahwa seorang perempuan yang punya ikatan dengan dirinya telah berkunjung ke rumahnya.

Ferguson mengaku bahwa dia “telah membina keputusan dan tindakan yang lupa. ”

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock, Rabu (6/5), mengatakan, peraturan lockdown berlaku untuk semua orang. Matt Hancock mengutarakan, Ferguson adalah “seorang yang benar dihormati dan ilmuwan yang mengesankan, ” dan “dia membuat keputusan tepat untuk mengundurkan diri. ”

Ferguson sejak Covid-19 mewabah telah menjadi tokoh dengan terkenal di Inggris dan kerap tampil di media. Ferguson adalah penasihat ilmiah kedua di Inggris yang mundur setelah gagal mematuhi sarannya sendiri.

Catherine Calderwood juga undur diri sebagai pejabat medis utama Skotlandia bulan lalu setelah dua kali melakukan perjalanan dari Edinburgh ke rumahnya yang kedua. [jm/pp]