Rani Berdemo di Meksiko Memprotes Kekerasan Terhadap Perempuan

Rani Berdemo di Meksiko Memprotes Kekerasan Terhadap Perempuan

Para-para pengunjuk rasa berpawai melalui pokok kota Meksiko pada Rabu (25/11), dan bentrok dengan polisi di unjuk rasa yang berlangsung radang untuk memprotes kekerasan terhadap rani yang meluas di negara Amerika Latin itu.

Sekitar 10 perempuan dibunuh setiap keadaan di Meksiko dan para penggerak menuduh pemerintah tidak berbuat lulus banyak untuk menangani masalah tersebut.

Dengan memegang spanduk, bendera, dan plakat, ribuan pengunjuk rasa menuntut keadilan bagi banyak korban pembunuhan perempuan pada keadaan Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Hawa.

“Meskipun negara tidak melakukan tugasnya, kami saling membantu sebagai perempuan, ” kata anak berusia 22 tahun, Ana Karen Resendiz.

Para pengunjuk rasa berpawai menuju ke kawasan utama kota di mana beberapa berhadapan dengan polisi anti huru hara yang mencoba menghentikan mereka yang merusak dinding istana kepala dan katedral dengan cat.

Menteri Dalam Negeri Olga Sanchez mengatakan sekitar 3. 800 perempuan terbunuh setiap tahun dalam Meksiko, sementara enam dari 10 perempuan mengalami beberapa serangan pada 10 tahun terakhir.

Presiden Meksiko Lopez Obrador mengucapkan bahwa “kondisi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi memicu kekerasan terhadap perempuan. ”

Sejumlah penolakan terhadap kekerasan berbasis gender sudah berlipat ganda dalam setahun final di ibu kota dan bagian lain negara itu. [ps/ft]