Pilpres Polandia Berlangsung Ketat

Pilpres Polandia Berlangsung Ketat

Jajak pendapat keluar tempat pengumpulan suara (TPS) atau exit poll, Minggu (12/7), menunjukkan pemilihan presiden (pilpres) Polandia putaran kedua antara petahana sayap kanan dan Pemangku Kota Warsawa yang liberal berlangsung ketat.

Masing-masing pengikut memiliki sekitar 50 persen perkataan, meskipun petahana unggul dengan selisih suara tipis. Hasil akhirnya diperkirakan akan keluar paling cepat di dalam Senin (13/7)

Wali Kota Warsawa Rafal Trzaskowski berusaha untuk menggeser Presiden Andrzej Duda.

Partai Hukum & Kehakiman berhaluan kanan-jauh yang menaungi Duda berusaha untuk memperbesar kebanyakan di parlemen dan memberlakukan kebijakan sosial, yudisial dan imigrasi dengan konservatif. Banyak pihak di Asosiasi Eropa mengkritisi kebijakan semacam itu, menyebutnya anti-demokratis.

Kebijakan-kebijakan itu termasuk janji Duda buat melarang kelas mengenai hak-hak kerabat gay di sekolah. Dia sudah menyebut homoseksualitas lebih buruk dibanding komunisme.

Trzaskowski, dibanding partai Platform Sipil, berkampanye dengan janji mempertahankan program kesejahteraan dengan populer, tapi mengatakan akan memblokir segala legislasi yang katanya tidak konstitusional. Dia juga mengatakan hendak memulihkan hubungan baik dengan Uni Eropa. [vm/ft]