Pilpres AS 2020: Trump Mencoblos di Florida

Pilpres AS 2020: Trump Mencoblos di Florida

Presiden GANDAR Donald Trump memberikan suara buat pilpres pada 3 November di negara bagian Florida pada Sabtu (24/10), sementara saingannya Joe Biden berkampanye di negara bagian Pennsylvania yang diperebutkan.

Trump, yang tahun lalu mengubah domisili dari New York ke Florida, memilih untuk mencoblos pada pagi hari di Pantai West Palm. Semalam ia menghabiskan waktu dalam dekat resor Mar-a-Lago miliknya.

“Proses pemberian suara sangat aman. Semuanya sempurna, ” prawacana Trump kepada para wartawan ketika ia meninggalkan perpustakaan Palm Beach county, yang menjadi salah kepala tempat pemungutan suara (TPS). Merupakan kehormatan bisa memilih. ”

Ketika ditanya siapa dengan dipilih, presiden mengatakan, “Saya memastikan seorang laki-laki bernama Trump. ”

Presiden kemudian melayani perjalanan ke Lumberton, negara arah North Carolina, untuk berkampanye. Tempat juga akan berkampanye di Circleville, Ohio, dan Waukesha, Wisconsin dalam Sabtu (24/10). Saat Trump berbahasa di North Carolina, AS di dalam Jumat (23/10) mencatat rekor peristiwa harian, yaitu 83, 757.

“Di satu sisi rupawan. Di sisi lain, bodoh, ” kata Trump merujuk pada peningkatan tes Covid-19. “Kasus-kasus naik. Apabila kita tes separuh, kasusnya hanya separuh. ”

Tatkala itu, Biden mengadakan kampanye lantatur ( drive-in ) di Bucks County, di tepi kota Philadelphia yang pernah dimenangkan Hillary Clinton dengan selisih sedikit pada 2016. Biden juga berkampanye di Luzerne County.

Mantan Presiden Barack Obama pernah menang di Luzerne County perut kali sebelum para pemilih disana memenangkan Trump dengan telak pada 2016.

Terkait virus corona, mantan wakil presiden tersebut memperingatkan, “akan datang musim sejuk yang gelap apabila kita tidak mengubah cara. ”

Tim kampanye Biden juga mencari jalan menggalang dukungan pemilih pada Sabtu (24/10) di negara bagian istimewa Florida. Obama mengadakan kampanye dengan lantatur di North Miami, menggantikan wapres Biden. Meskipun pilpres invalid dari dua minggu lagi, bertambah dari 52 juta orang telah memilih. Sekitar 100 juta lain diperkirakan akan memberikan suara mereka sebelum pemenang diumumkan. [vm/ft]