Pemerintah Jepang Pertimbangkan Batasi Penonton Pembukaan Olimpiade Tokyo

pemerintah-jepang-pertimbangkan-batasi-penonton-pembukaan-olimpiade-tokyo-1

Total penonton pada upacara pembukaan Olimpiade Tokyo akan dibatasi menjadi sedikit tamu benar penting dan para pejabat Olimpiade, karena kekhawatiran tempat meningkatnya jumlah kasus gres COVID-19 di ibu kota. Hal itu diberitakan tulisan kabar Jepang Asahi Shimbun edisi Selasa.

Menurut laporan harian itu, gagasan tersebut merupakan arah dari rencana lebih tinggi yang juga akan mencakup larangan bagi pengunjung buat menghadiri acara di tempat-tempat besar dan pada suangi hari.

Pengelola Olimpiade Tokyo mengumumkan di dalam 21 Juni bahwa badan hanya akan mengizinkan 10 ribu orang, atau 50 persen dari kapasitas tempat penyelenggaraan acara, pada semua kegiatan, terlepas dari saran para pakar kesehatan kepada pemerintah bahwa melarang semua penonton merupakan opsi “paling kecil risikonya” dalam menyelenggarakan Olimpiade.


Seorang atlet Jerman, mengenakan masker setibanya pada bandara Haneda, Tokyo, Jepang, 1 Juli 2021. (AP)

Asahi Shimbun melaporkan revisi mengenai jumlah penonton yang diizinkan akan dirundingkan antara pemerintah dan penguasa dengan Komite Olimpiade Internasional.

Tokyo & beberapa prefektur lainnya awal ditetapkan dalam keadaan perlu pada bulan April sebab lonjakan jumlah kasus segar COVID-19 di ibu tanah air Jepang dan berbagai penjuru negara itu. Lonjakan tersebut mendorong tentangan keras bangsa terhadap penyelenggaraan Olimpiade, pertama di kalangan sebuah gabungan profesional medis terkemuka yang mendesak PM Yoshihide Suga untuk membatalkan pesta gerak itu.

Status di prefektur-prefektur tersebut bulan lalu dialihkan dari laksana darurat menjadi “darurat semu” yang rencananya berakhir dalam 11 Juli, hanya 12 hari menjelang upacara pembukaan Olimpiade. Tetapi pemerintah diperkirakan akan memperpanjang situasi penting semua setelah pertemuan hari Kamis, dengan keputusan menghantam Olimpiade yang akan menyusul.

PM Suga sebelumnya mengatakan ia tak akan mengesampingkan pelarangan seluruh penonton dalam Olimpiade jika situasi berubah memburuk.

Olimpiade Tokyo hendak berlangsung setelah ditunda mulia tahun sewaktu pandemi virus corona baru mulai merebak ke berbagai penjuru dunia. Para penonton asing telah dilarang menghadiri acara-acara Olimpiade. [uh/ab]