NCAA Perluas Peluang Atlet Anak sekolah Raup Penghasilan

ncaa-perluas-peluang-atlet-pelajar-raup-penghasilan-2

Asosiasi Nasional Atlet Perguruan Tinggi ataupun NCAA, Rabu (30/6), mencanangkan, bahwa atlet perguruan luhur di seluruh negeri AS sekarang diizinkan untuk mengambil untung dari penggunaan nama, gambar, dan sosok mereka.

Dewan pengurus National Collegiate Athletic Association memilih untuk membatalkan susunan yang semakin kontroversial yang melarang atlet memanfaatkan popularitas mereka untuk mengejar bisnis. Ini menandai pergeseran bersejarah menuju era peningkatan jalan finansial bagi atlet pelajar.


Mississippi St. Bulldogs merayakan kemenangan mereka melayani Vanderbilt Commodores di TD Ameritrade Park, Omaha, Nebraska, AS, 30 Juni 2021. (Steven Branscombe-USA TODAY Sports/REUTERS)

Kebijakan itu akan mulai berlaku, Kamis (1/7), hari yang setara ketika 12 negara bagian akan memberlakukan undang-undang dengan melegalkan peluang tersebut. Era momentum di balik peraturan tersebut dibangun, NCAA berjuang untuk menghindari penerapan peraturan separuh hati yang mampu menciptakan ketidakseimbangan perekrutan olahragawan pelajar di antara madrasah.

Beberapa negara bagian lain sudah memiliki undang-undang yang meluluskan atlet perguruan tinggi untuk mengambil untung dari tanda, citra, dan popularitas mereka yang mulai berlaku simpulan musim panas ini, dengan lebih banyak lagi negara bagian yang akan memberlakukannya pada tahun depan serta 2023.


Presiden NCAA Emmert bersaksi tentang hak-hak atlet perguruan tinggi semasa sidang Komite Perdagangan, Ilmu dan Transportasi Senat pada Capitol Hill di Washington, D. C. (REUTERS)

“Ini adalah hari yang penting bagi atlet perguruan tinggi karena mereka seluruh sekarang bisa memanfaatkan peluang nama, citra, dan popularitas, ” kata presiden NCAA Mark Emmert dalam suatu pernyataan.

Keputusan itu diambil setelah Dewan Divisi I perserikatan itu mengirim rekomendasi, Senin. untuk mendukung perolehan penerimaan terkait nama, citra, serta popularitas kepada dewan tersebut.

Walaupun aturan-aturan pasti akan bervariasi tergantung pada negara bagian dan perguruan tinggi, para-para atlet sekarang bisa menerima pendapatan dari kesepakatan tanda, postingan media sosial, barang dagangan, dan banyak sedang. [my/ab]