Menteri Keuangan Qatar Ditahan Terkait Penyelidikan Korupsi

Media pemerintah melaporkan, Kamis (7/5), bahwa Menteri Keuangan Qatar sedang menjalani pemeriksaan terkait tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan salah urus dana publik di negara kaya minyak itu, sesudah Jaksa Agung memerintahkan dirinya ditangkap.

Penahanan Ali Sharif al-Emadi merupakan langkah yang jarang terjadi dan menurut analis ini merupakan bagian dari kampanye lebih besar untuk meningkatkan transparansi dan membasmi sampai ke akar-akarnya korupsi di emirat itu.

Kantor Berita Qatar mengatakan, Jaksa Agung telah memerintahkan al-Emadi ditahan, tetapi perincian selanjutnya tidak diberikan. Dia menjabat sebagai Menteri Keuangan Qatar sejak 2013.

Pernyataan itu mengatakan, penguasa telah melancarkan terhadap “kejahatan-kejahatan terkait sektor publik, ” tetapi tidak jelas apakah al-Emadi dikenakan tuntutan. Al-Emadi tidak bisa dihubungi segera tuk diminta komentarnya.

Al-Emadi menjadi tokoh terkemuka di emirat di Teluk Arab itu ketika emir yang sekarang berkuasa mulai menduduki takhta serta setelah Al-Emadi memimpin transformasi Bank Nasional Qatar menjadi pemberi pinjaman terbesar di Timur Tengah.

Sebagai salah satu pejabat paling berkuasa di Qatar, dia juga berperan sebagai Ketua Dewan Bank itu, duduk di badan pengelola dana investasi Qatar, dan presiden dewan eksekutif Qatar Airways.

Berdasarkan Sovereign Wealth Fund Institute, Qatar Investment Authority mempunyai aset yang nilainnya mencapai $ 295 miliar. [jm/lt]