Menghadap Hari Pilpres, Trump dan Biden Dekati “Undecided Voters”

Menghadap Hari Pilpres, Trump dan Biden Dekati “Undecided Voters”

Petahana Presiden Donald Trump dari Partai Republik & penantangnya dari Partai Demokrat, mantan wakil presiden Joe Biden di Minggu (25/10) menyemangati para pendukung mereka dan mencoba meraih para pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters, sembilan hari menjelang pemilihan presiden 3 November.

Trump berkampanye di New Hampshire dan Maine, yang walaupun memiliki kursi elektoral kecil, tetapi terbukti penting dalam pemilu yang berlangsung sengit ini. Ia & Biden masih berupaya meraih setidaknya 270 dari 538 kursi elektoral untuk memenangkan pemilu yang hasilnya ditentukan dari perolehan kursi elektorat di tiap negara bagian, tidak dari suara rakyat secara nasional.

Dalam pemilu pemimpin (pilpres) pada 2016 lalu, Trump kalah tipis di New Hampshire, yaitu hanya selisih empat pandangan elektorat, pada Hillary Clinton dibanding Partai Demokrat.


Presiden Donald Trump saat berkampanye di Bandara Manchester-Boston, Londonderry, New Hampshire, Minggu, 25 Oktober 2020. (Foto: Alex Brandon/AP))

Trump juga memenangkan satu dari empat pemilu elektoral di Maine empat tarikh lalu dan kini bersaing selektif dengan Biden.

Biden pada Minggu (25/10) suangi waktu setempat akan berbicara di dalam konser virtual “I Will Vote. ” ​Sementara Trump mengikuti kampanye di luar ruangan berskala besar, seringkali di hanggar bandara. Biden mengadopsi pendekatan kampanye yang lebih terukur dan lebih memilih muncul di pertemuan-pertempuan kecil atau yang dilakukan secara virtual.

Sementara itu cawapres Trump, Pemangku Presiden Mike Pence, juga tumbuh dalam beberapa rapat umum dan dijadwalkan tampil pada Minggu (25/10) malam waktu setempat di Kinston, North Carolina, satu negara bagian lain yang juga diperebutkan kedua kandidat. Trump negara bagian itu pada pemilu 2016, tetapi survei menunjukkan Biden unggul tipis kali ini.

Cawapres Biden, Senator Kamala Harris, juga akan hadir di Detroit, Troy dan Pontiac di negara bagian Michigan. Trump meraih kemenangan di Michigan dalam pemilu 2016 lalu, negara bagian yang secara tradisional sebenarnya membantu Partai Demokrat. Kemenangan Trump dalam Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin membuatnya memenangkan pemilu 2016.

Namun, beberapa jajak pendapat kini menunjukkan Biden unggul 8 bagian poin di Michidan dan ulung sangat tipis di Wisconsin & Pennsylvania.

Lebih daripada 58 juta warga Amerika sudah memberikan suara, dua per 3 diantaranya lewat surat dan sepertiga lainnya lewat early voting (pencoblosan dini) atau memberikan suara tepat di tempat-tempat pemungutan suara (TPS) di negara-negara bagian yang sudah mengizinkan memberikan suara lebih zaman.

Sebagian besar awak mengatakan memberikan suara lebih pra sehingga tidak perlu ke TPS pada 3 November di tengah meluasnya pandemi virus corona itu. [em/jm]