Kasus Covid-19 Melonjak, Inggris Pertimbangkan PSBB ke-2

Kasus Covid-19 Melonjak, Inggris Pertimbangkan PSBB ke-2

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, Jumat (18/9) mengatakan pemerintah pantas mempertimbangkan PSBB nasional kedua sebab kasus Covid-19 baru terus naik di Inggris.

Hancock mengemukakan dalam dua wawancara tengah PSBB baru diterapkan di periode timur laut Inggris. Ia mengutarakan ada percepatan penambahan jumlah kasus selama beberapa pekan ini, serta jumlah orang yang diopname sebab penyakit yang disebutkan virus corona itu berlipat dua setiap kira-kira delapan hari.


Awak mengenakan masker saat berjalan dalam kawasan Mountain Ash, Inggris, pada tengah pandemi Covid-19, 18 September 2020.

Menteri Kesehatan Inggris itu mengatakan PSBB nasional merupakan “pertahanan terakhir” dan pemerintah bertambah cenderung pada PSBB regional laksana yang dimulai hari Jumat di kawasan timur laut. Tetapi ia mengatakan pemerintah akan melakukan barang apa yang harus dilakukan “untuk melindungi nyawa dan penghidupan. ”

Hancock mendesak warga Inggris untuk mengikuti “peraturan enam, ” yakni pertemuan publik tidak meninggalkan enam orang, mematuhi restriksi lokal di daerah mereka, dan melayani isolasi mandiri apabila teruji meyakinkan terjangkit virus corona.

Johns Hopkins University menyatakan Inggris mencatat jumlah kematian terbanyak ke-lima akibat Covid-19 setelah AS, Brazil, India dan Meksiko.

Covid-19 mulai meningkat lagi di Inggris pada bulan ini, secara catatan antara 3. 000 dan 4. 000 yang teruji tentu setiap hari dalam pekan berserakan. Tetapi angka itu di bawah catatan di Prancis dengan rencana lebih dari 10 ribu kejadian per hari, jelas para pejabat. Pada hari Kamis (17/9), Inggris mencatat 21 kematian akibat Covid-19, dan menurut Johns Hopkins, tersebut membuat totalnya menjadi 41. 794 kematian. [uh/ab]