Irak Berharap AS ‘Pertimbangkan Kembali’ Penyudahan Kedutaan

Irak Berharap AS 'Pertimbangkan Kembali' Penyudahan Kedutaan

Menteri Asing Negeri Irak Fuad Hussein, Rabu (30/9) menyatakan negaranya berharap AS akan “mempertimbangkan kembali” keputusan penutupan misi diplomatik di Baghdad, setelah sekelompok duta besar bersedia membangun Irak untuk mengatasi tantangan kebahagiaan.

Pernyataan Menlu Irak ini setelah Amerika memperingatkan pihaknya mengambil beberapa langkah untuk menutup kedutaannya di Baghdad kecuali kalau pemerintah Irak mengambil tindakan untuk menghentikan serangan roket yang kala dilakukan oleh sejumlah milisi pertolongan Iran dan beberapa kelompok ekstremis lainnya.

Hussein menyebut ancaman penutupan kedutaan besar GANDAR itu “berbahaya” karena dapat menimbulkan penarikan perwakilan diplomatik negara-negara asing dari Baghdad.

Serbuan roket dan mortir telah menarget Zona Hijau, pusat pemerintahan Irak dan lokasi dari sejumlah kedutaan asing, termasuk Kedutaan Besar GANDAR.

Menteri Luar Daerah AS Mike Pompeo menyampaikan keterangan tersebut kepada Presiden Irak Barham Saleh dan Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi lewat pembicaraan telepon secara terpisah pekan lalu.

Hussein berharap Washington akan mengingat kembali keputusannya. “Keputusan itu invalid tepat, diambil pada waktu serta tempat yang tidak tepat, ” ia menyatakan lebih jauh.

Dia juga menambahkan bagian seperti itu akan mengirim pesan kepada kelompok-kelompok bersenjata dan ekstremis yang melakukan serangan itu kalau mereka berhasil mencapai tujuan kebijakan mereka.

Komentarnya tampak setelah sebuah kelompok terdiri daripada 25 utusan asing di Irak merilis pernyataan yang mendukung negeri dan stabilitas di Irak, dengan dikeluarkan setelah berlangsung pertemuan secara al-Kadhimi.

Dalam suatu pernyataan, Rabu (30/9) – dibanding duta-duta besar AS, Inggris, Arab Saudi dan Kanada – para utusan itu menyatakan “keprihatinan mendalam” atas peningkatan jumlah serangan terhadap misi diplomatik di Irak.

Mereka menyambut baik sejumlah tindakan yang diambil oleh al-Kadhimi, termasuk beberapa operasi keamanan baru-baru ini dan peningkatan keamanan pada sekitar bandara dan menyerukan penyelenggaraan lebih banyak langkah untuk mengkonsolidasikan pasukan di Zona Hijau. [mg/jm]