BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Sinopharm

bpom-terbitkan-izin-darurat-vaksin-sinopharm-2

Dalam jumpa pers, Kepala BPOM Penny Lukito menjelaskan vaksin Sinopharm dibuat dengan menggunakan platform virus yang dimatikan, didaftarkan dan didsitribusikan di Nusantara oleh PT Kimia Farma.

Dia memasukkan izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm itu dikeluarkan setelah BPOM melakukan evaluasi kebahagiaan, khasiat, dan mutu dari vaksin tersebut.


Besar BPOM Penny Lukito pada telekonferensi pers, Jumat, (16/4) mengatakan BPOM tidak berselirat dengan uji klinik fase 2 vaksin nusantara dalam RSPAD Gatsu (Foto: VOA)

Menurut Penny, jalan evaluasi ini dilaksanakan sebab BPOM bersama tim mampu dari Komite Nasional Penilai Vaksin COVID-19, ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), dan para mahir klinis terkait lainnya.

Pemberian vaksin Sinopharm ini dua dosis secara selang pemberian 21-28 keadaan menunjukkan profil keamanan dengan dapat ditolerir dengan elok dan efikasi serta respons untuk tingkatkan imun yang baik.

“Studi klinis fase tiga dengan telah dilakukan di Bon Emirat Arab dan kurang negara lain dengan pokok sekitar 42 ribu menunjukkan efikasi vaksin sebesar 78 persen dan pengukuran imunegenitasnya setelah 14 hari penyuntikan dosis kedua, persentase relawan yang terbentuk antibodinya merupakan 99, 52 persen di orang dewasa dan seratus persen pada lansia (orang lanjut usia), ” introduksi Penny.


Seorang petugas kesehatan bersiap untuk menyuntik penderita dengan dosis vaksin Sinopharm buatan China di induk vaksinasi di Quetta di 6 April 2021. (Foto: AFP/Banaras Khan)

Penny menjelaskan gejala ikutan sesudah penyuntikan berkategori ringan sesuai nyeri, bengkak hingga kemerahan. Namun, kejadiannya sangat mungil, persentasenya 0, 01 komisi.

Sedangkan buah sistemik lain yang dilaporkan adalah gejala berat berbentuk sakit kepala, nyeri urat, batuk, hingga diare.

Pada kesempatan bertemu pers tersebut, Direktur Sari PT Kimia Farma Benar Fadillah Bulqini, berterima beri kepada BPOM yang sudah mengeluarkan izin penggunaan penting vaksin Sinopharm yang periode awal tiba di Indonesia pada Jumat (30/4).

Dia mengatakan vaksin Sinopharm ini akan dipergunakan dalam program vaksinasi sendiri atau gotong royong.

“Harapan saya dengan adanya EUA (izin penggunaan darurat) ini, mampu terlaksana dengan lancar buat proses importasi dan distribusinya, sekaligus kaitannya dengan vaksin gotong royong, bisa menanggung pemerintah untuk bisa menyentuh kekebalan komunitas, ” ujar Adil.

Vaksin Sinopharm yang didaftarkan sebab PT Kimia Farma merupakan vaksin produksi Beijing-Bio Institute Biological Products. Co., Ltd China.

Dalam rapat kerja dengan Komite IX Dewan Perwakilan Rakyat awal bulan ini, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menyuarakan pihaknya telah mengamankan kira-kira 35 juta dosis vaksin COVID-19 untuk program vaksinasi mandiri, terdiri dari 15 juta dosis vaksin Sinopharm dan 20 juta ukuran vaksin Sputnik V daripada Rusia. [fw/em]