​Pertukaran Tahanan Afghanistan Berakhir, Pembicaraan Nyaman Akhirnya Dimulai

​Pertukaran Tahanan Afghanistan Berakhir, Pembicaraan Nyaman Akhirnya Dimulai

Bagian berwenang di Afghanistan, Kamis (3/9) menyatakan kelompok terakhir yang terdiri dari sekitar 400 tahanan Taliban telah dibebaskan, mengakhiri pertukaran dengan berlarut-larut antara dua pihak yang bermusuhan. Langkah itu membuka hidup bagi persiapan pihak-pihak yang silih bermusuhan di Afghanistan untuk melakukan pembicaraan damai yang disponsori Amerika Serikat.

Seorang tukang bicara pemerintah Afghanistan, Javid Faisal, mengumumkan selesainya pertukaran tahanan itu, dan mengatakan nasib sekelompok mungil narapidana masih harus ditentukan. Dia menjelaskan beberapa negara Barat mendekati pembebasan beberapa tahanan tersebut sebab keterlibatan mereka dalam serangan membekukan terhadap warga negara asing.

“Upaya diplomatik terus berlangsung. Kami berharap pembicaraan langsung cepat dimulai, ” kata Faisal bertambah lanjut.

Sementara itu, para pejabat di Kabul menyatakan tim nasional negosiator perdamaian, termasuk politisi, aktivis masyarakat sipil, grup perempuan dan pejabat pemerintah, hendak terbang ke Doha, Qatar, buat memulai pembicaraan dengan Taliban.

Tim perunding kelompok pengacau selama ini berkantor di ibu kota negara teluk itu. Belum diketahui kapan dialog, yang lumrah sebagai negosiasi intra-Afghanistan itu, akan dimulai, meskipun beberapa laporan menyatakan hal tersebut bisa dilakukan secepatnya pada Sabtu ini.

Beberapa sumber Taliban juga mengkonfirmasi pembebasan keseluruhan 5. 000 benduan dari penjara-penjara Afghanistan dengan ganjaran lebih dari 1. 000 pasukan keamanan pemerintah yang ditawan kelompok pemberontak tersebut. Namun, mereka mengiakan tujuh tahanan Taliban akan dipindahkan ke Doha, di mana itu akan berada di bawah pengawasan pemerintah setempat.

Spesialis bicara Taliban tidak menanggapi suruhan VOA untuk mengomentari perkembangan terbaru. [mg/lt]