Tokyo Catat Rekor Tertinggi Kasus Covid-19, Temukan Varian Baru

Tokyo mencatatkan rekor tertinggi kejadian virus corona, termasuk varian hangat, pada hari Sabtu (26/12). Pemerintah mendesak warganya untuk tinggal pada rumah.

Terdapat 949 kasus yang terjadi di pokok kota ketika Jepang itu ketika memasuki liburan Tahun Baru, masa banyak wisatawan mengunjungi Tokyo. Namun, kasus infeksi serius tidak berubah dari hari sebelumnya, yaitu 81.

Jepang pada keadaan Jumat (25/12) melaporkan kasus perdana ditemukannya virus corona varian gres dari seorang penumpang yang hadir dari Inggris. Reuters mengutip Nippon TV melaporkan pada hari Sabtu (26/12) bahwa barian baru itu juga telah terdeteksi pada seorang pria yang mengunjungi negara itu dan anggota keluarganya. Hal tersebut adalah kasus infeksi pertama dengan ditemukan di luar pemeriksaan bandara.

Penyebaran virus dalam Tokyo kontras dengan zona asing, seperti pulau utara Hokkaido, pada mana jumlah kasus telah menurun sejak mencapai puncaknya pada bulan November. [ah]

Tidak Terduga, Menag Yaqut Cholil Hadiri Acara Natal Daring di Washington DC

Menteri Keyakinan Yaqut Cholil Qaumas, yang anyar saja dilantik Presiden Joko Widodo pertengahan pekan ini, secara tak terduga mengikuti perayaan Malam Natal di ibu kota Washington DC secara daring. Jemaat yang tidak memperkirakan kehadirannya, menyambut dengan rajin cita.

Yaqut yang sedang dalam perjalanan menuju ke GBIP Immanuel atau lumrah sebagai Gereja Blenduk, di Tanah air Lama Semarang, hanya tampil sejenak. Tetapi tampaknya cukup menyemangati masyarakat Kristiani di Washington DC yang baru pertama kali melangsungkan ibadah Malam Natal secara daring.

Ia kembali mendahulukan pesan penting yang sudah disampaikan seusai ditunjuk Jokowi sebagai menteri agama, yaitu bahwa ia akan menjadi menteri untuk semua pegangan.

“Saya mau memastikan bahwa kali ini gajah agama ini adalah menteri pegangan untuk semua agama. Kami berkomitmen bahwa perlindungan terhadap umat taat tidak akan memilih-milih. Semua petunjuk akan dilindungi dan difasilitasi, untuk Indonesia. Karena Indonesia ini bukan hanya milik satu agama saja, tapi milik kita semua. Tersedia Muslim, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, semua, ” tegas Yaqut. [em/pp]

Pandemi Berkepanjangan Ubah Tradisi Perayaan Natal Keluarga

Baik banyak orang yang merasa kalau musim liburan akhir tahun adalah kesempatan berkumpul bersama keluarga, banyak juga yang merasa musim liburan kali ini harus diperlakukan secara berbeda.

Pandemi melaksanakan banyak orang berpikir panjang untuk berkumpul dengan keluarga mereka, biar yang terdekat sekalipun. Karena efek tertular virus corona, tinggi.

Ada banyak keluarga dengan memutuskan untuk melepas kesempatan berhimpun pada musim liburan. Ada selalu yang memutuskan untuk mengubahnya dengan menerapkan sejumlah langkah pencegahan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika ( Centers for Disease Control and Prevention/CDC ) menyebut sejumlah ciri yang patut dipertimbangkansebelum mengadakan suatu pertemuan. Selain lokasi, durasi, & jumlah orang yang hadir, perlu juga mempertimbangkan kemungkinan terpapar di dalam perjalanan menuju lokasi pertemuan serta angka kasus Covid-19 di wadah asal para tamu.


Adriana Sembiring berlibur bergandengan keluarga. (Foto: Adriana Sembiring/koleksi pribadi)

Perilaku para anggota keluarga pun, seperti kebiasaan mempraktikan protokol kesehatan tubuh menjadi hal yang menentukan.

Adriana Sembiring adalah seorang diaspora Indonesia yang sudah 26 tahun menetap di Amerika. Dia bersama keluarganya biasa melakukan berbagai kegiatan yang menjadi tradisi keluarga menjelang Natal. Mulai dari menolong para tuna wisma, menyanyikan lagi-lagu Natal dari rumah ke sendi, dan menghibur para penghuni tempat lansia, Namun yang paling dinikmatinya adalah acara berkumpul dengan tim besar dan teman sesama warga Indonesia di Amerika.

“ Rame deh kumpul-kumpul, dan rumah hamba kebetulan sering ketiban jadi tempat n gumpul yah. Karena di sini kebetulan suami hobi musik, jadi kami punya studio dengan lengkap peralatan musik, ” kata Adriana.

Dia menuturkan biasanya, teman-teman yang berkunjung ke rumahnya juga kerap membawa hidangan masing-masing untuk dinikmati bersama.

“Dan selalu di atas 25 orang, yang kalau sekarang tersebut sudah nggak mungkin ya dilakukan, ” imbuhnya.

Demikian juga dengan Bona Silalahi, yang pindah ke Amerika pada 2010. Dekat setiap ada kesempatan, Boni bergabung istrinya selalu membuka pintu sendi mereka untuk berbagai acara masyarakat Indonesia. Bahkan menjelang Hari Natal, kediaman mereka di negara arah Maryland sering menjadi lokasi untuk konser musik kecil, acara keyakinan, atau pagelaran seni.


Bona Silalahi dan keluarga. (Foto: Bona Silalahi/pribadi)

Menurut Bona, pandemi Covid-19 telah mengubah semua tersebut. Pandemi membawa tantangan besar untuk komunitas Indonesia yang ingin menyelenggarakan acara pertemuan.

“Dulu kita mengenal istilah The More The Merrier ya kan? Mungkin saat ini tidak berlaku lagi dalam konteks in person. Apalagi kalau kita ingat phrase (ungkapan. red) kita yang khas ya di Indonesia itu, seperti ‘makan tidak makan yang penting ngumpul’, ” ujar Bona.

“Nah, ngumpul tersebut menjadi sesuatu yang menjadi petunjuk tanya besar menurut saya. Mungkin sekarang ngumpulnya virtual, bukan in person , ” ujarnya.

Dengan banyaknya perkumpulan yang digelar secara maya sepanjang pandemi ini, ada dengan merasa kerinduan mereka terobati. Namun, ada pula yang mulai merasa penuh

“Memang piawai, saya pribadi melihat kita bisa tergantikan dengan pertemuan itu menggunakan Zoom, tetapi itu sebetulnya, taat saya ya, lama-lama bosan lho. Oke, ketemu muka, tapi dengan tak memegang, tidak hugging (memeluk. red). Tersebut sudah beda ceritanya, ” tuturnya.


Rachmad Poetranto serta keluarga. (Foto: Rachmad Poetranto/koleksi pribadi)

Hal serupa dialami Rachmad Poetranto, diaspora Indonesia yang sudah hampir 30 tahun tinggal di Amerika. Namun walau bosan dengan pertemuan virtual, ia tetap menjalaninya. Menurutnya, lewat acara daring, Rachmad justru mendapat banyak kenalan dari segenap dunia.

Untuk menyalahi kejenuhan, Ia bersama komunitas gerejanya sering mengakali pertemuan virtual mereka dengan berbagai cara agar terkesan lebih bervariasi

“Kalau teman-teman di gereja ada kombinasi. Zoom, OK, tapi di tempat lain ada Zoom-nya, misalnya ibadah itu, ada beberapa kelompok teman-teman yang ngumpul di situ. Sungguh itu yang dapat dilakukan maksimumnya, ” ujar Rachmad.

Ubah Rencana

Karena pandemi, banyak agenda bersama keluarga terpaksa berubah.

Tahun ini, Adriana Sembiring hanya merayakan Natal dengan puak inti.

“Terpaksa ana ganti, gitu. Yang biasanya saya kumpul dengan keluarga besar pada arti para perantau di Washington, DC. sini, sekarang kami hanya dengan keluarga inti saja, ” ujar Adriana.


Bona Silalahi berlibur bersama keluarga. (Foto: Bona Silalahi/arsip pribadi)

Tahun tersebut juga Adriana terpaksa gagal pulang kampung ke Jakarta dan Zona untuk merayakan Natal bersama suku. Dia memilih untuk melakukan penjelajahan dengan menggunakan kendaraan pribadi atau roadtrip ke sejumpah tempat di Amerika. Hal itu guna menghindari peluang terpapar virus corona saat melakukan penerbangan jauh dan daerah penuh yang belum jelas bentuk protokol kesehatannya.

Bona Silalahi juga melakukan hal yang sebanding. Acara berkumpul dengan orang-orang dalam luar keluarga sudah tidak dilakukannya.

“Hanya terbatas tim saja yah kalau di rumah. Lalu kegiatan outdoor atau olahraga saat ini menjadi fokus kami, juga buat menjaga kesehatan tubuh, itu dengan menjadi prioritas, ” tutur Boni.

Nampaknya nilai meyakinkan yang bisa diambil dari keterbatasan ini adalah kedekatan bersama tanggungan inti.

“Jadi sungguh banyak yang berubah, tapi kalau saya, sih, yang penting tetap mampu menikmati dengan anak-anak, ” perkataan Adriana. [aa/em/ab]

Meski Kasus Covid-19 Melonjak, Thailand Tak Berlakukan ‘Lockdown’

PM Thailand pada hari Kamis (24/12) menyatakan tidak perlu memberlakukan lockdown nasional, meskipun terjadi lonjakan dalam peristiwa virus corona yang menyebar cepat dari sebuah pasar ikan dalam dekat Bangkok ke hampir 30 provinsi.

Para pejabat kesehatan malah mengumumkan desain menangani virus dengan menetapkan provinsi-provinsi ke kategori berdasarkan jumlah kejadian yang mereka miliki, dan menetapkan restriksi yang sesuai.

Prayuth Chan-ocha berbicara kepada jalan setelah memimpin rapat khusus satgas Covid-19 Thailand yang mengoordinasikan kecendekiaan untuk menghadapi ancaman virus corona.

“Saya menjamin kalau pemerintah akan berbuat yang terbaik. Kementerian Kesehatan Masyarakat, bersama kami, mengukuhkan bahwa wabah dapat dikendalikan jika semua orang bekerja persis, ” ujarnya

Lonjakan tiba-tiba kasus itu dimulai pada kalangan pekerja migran dari Myanmar di salah satu pasar ikan terbesar di Thailand, di daerah Samut Sakhon di pinggiran tanah air Bangkok.

Pemerintah berlaku cepat dengan melakukan tes virus corona terhadap ribuan pekerja serta melacak pedagang dan penjaja putaran yang secara reguler datang dan pergi dari pasar itu ke seluruh penjuru Thailand.

Para pejabat kesehatan sejauh ini menemukan lebih dari seribu kasus positif, hampir semuanya adalah praktisi migran, serta infeksi yang terkait dengan pasar itu di 27 provinsi, kata seorang juru bicara.

Berdasarkan kategori gres yang diumumkan hari Kamis, Samut Sakhon ditetapkan sebagai daerah yang “sangat dikontrol. ”

Di sana akan didirikan rumah sakit-rumah sakit lapangan untuk membuang pasien, larangan pergerakan orang serta kendaraan diberlakukan, bisnis nonesensial hendak ditutup dan perintah bekerja dibanding rumah diberlakukan. Pos-pos pemeriksaan serupa akan didirikan.

Bangkok masuk kategori paling serius ke-2, “dikontrol. ”

Itu berarti ada pembatasan jam operasi perusahaan-perusahaan umum, meskipun bisnis dan pabrik dapat tetap buka. Perayaan umum menyambut Tahun Baru serupa tidak diizinkan.

Pagebluk ini mengancam menggagalkan upaya berbulan-bulan yang sukses untuk menanggulangi virus dan mempercepat pemulihan ekonomi. [uh/ab]

Jepang Ikuti Jejak Hong Kong, Membendung Masuk Pendatang dari Inggris

Jepang, Rabu (23/12), mencanangkan penangguhan masuknya warga negara non-Jepang ke negara itu dari Inggris mulai 24 Desember.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato mengatakan langkah-langkah pembatasan baru itu karena wabah varian segar virus corona yang baru-baru tersebut ditemukan di Inggris.

“Kami akan memastikan pencegahan penyaluran varian baru virus itu pada negara ini, ” kata Kato. “Untuk saat ini, diputuskan buat memperkuat tindakan-tindakan pembatasan bagi tamu dari Inggris. ”

Belum ada keputusan kapan penyekatan baru ini akan berakhir.

Jepang mengimbau warga negaranya untuk tidak berpergian ke Inggris dalam waktu dekat.

Semua penduduk harus menjalani karantina selama 14 hari begitu balik atau memasuki Jepang.

Jepang mengikuti jejak Hong Kong, Australia dan negara-negara Uni Eropa yang lebih dulu memberlakukan kebijaksanaan baru terkait pendatang dari Inggris. [ab/ka]

Jokowi Perkenalkan Menteri Baru di Kabinet Indonesia Maju

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengumumkan enam menteri baru di dalam Kabinet Indonesia Maju pada Selasa (22/12) sore di Istana Lepas.

Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, menjadi wujud pertama yang diperkenalkan oleh Jokowi untuk mengisi jabatan Menteri Baik yang kosong setelah Menteri Baik Juliari P. Batubara ditangkap KPK terkait kasus dugaan korupsi sandaran sosial pandemi Covid-19.

“Yang pertama Ibu Tri Rismaharini. Saya kira kita terang semuanya beliau adalah Wali Tanah air Surabaya, dan saat ini Bu Tri Rismaharini akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri Baik, ” jelasnya.


Pengusaha Sandiaga Salahudin Uno. (Foto: courtesy)

Menteri kedua, yang diperkenalkan oleh Jokowi adalah Sandiaga Salahudin Uno, mantan rivalnya dalam penetapan presiden (pilpres) 2019. Sandiaga menggeser posisi Wishnutama untuk menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Beliau adalah zaman wakil gubernur DKI Jakarta, Ketua HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia. red). dan saat ini beliau akan kita berikan tanggung tanggungan untuk memimpin Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif, ” jelas Jokowi.


Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin pada telekonferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (25: 11) mengatakan pihaknya realokasi anggaran untuk kalender vaksinasi massal (Biro Setpres).

Selanjutnya, Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya memegang jabatan sebagai Wakil Gajah BUMN, menggantikan posisi Terawan Agus Putranto sebagi Menteri kesehatan.

Posisi Menteri Agama pun tidak luput dari kocok ulang atau r eshuffle . Fachrul Razi, digantikan oleh Yaqut Cholil Qoumas, yang adalah tokoh muslim dan Ketua PP GP Ansor.

Jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan yang kosong digantikan oleh Makbul Wahyu Trenggono, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertahanan.

Terakhir, Muhammad Lutfi diberikan tanggung jawab oleh Jokowi buat menjadi Menteri Perdagangan. Sosok Lutfi tidak asing karena ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dalam pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah posisi lainnya, seolah-olah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Pangkal (BKPM), Duta Besar Indonesia untuk Jepang dan terakhir Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

“Saya rasa itu, perkenalan yang bisa saya sampaikan pada hari ini. dan pelantikan akan dilaksanakan Insyaallah besok pagi, ” tuturnya. [gi/ft]

Berfoto Tanpa Masker, Presiden Chili Didenda Rp 49 Juta

Otoritas Kesehatan Chili mengatakan Kepala Sebastian Pinera dikenai denda sebesar $ 3. 500 atau selaras dengan Rp 49, 3 juta, Jumat (18/12), setelah melakukan swafoto (selfie ) dengan seseorang tak dikenal minus mengenakan masker.

Reuters melaporkan Chili menerapkan aturan ketat terkait kewajiban mengenakan kedok di seluruh tempat umum. Pelanggaran terhadap aturan tersebut akan dihukum dengan sanksi yang mencakup dam dan bahkan hukuman penjara.

Pinera meminta maaf atas pelanggaran itu, kemudian menyerahkan diri tak lama setelah foto selfie tersebut muncul di jalan sosial pada awal Desember.

Presiden menjelaskan kalau dia sedang berjalan sendirian di sepanjang pantai dekat rumahnya pada kota tepi laut Cachagua, Chili, ketika seorang perempuan mengenalinya & meminta foto bersama.

Foto itu menunjukkan sang presiden dan perempuan itu datang sangat dekat satu sama lain tanpa menggunakan masker.

Puncak kasus infeksi virus corona di Chili terjadi di dalam Mei dan Juni, selama musim dingin di belahan bumi daksina, dan kemudian mereda hingga November. Namun, kasus meningkat lagi, memerosokkan pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Chili melaporkan 581. 135 peristiwa dan 16. 051 kematian semenjak wabah dimulai pada Maret. [ah/ft]

Jokowi Resmikan Pelabuhan Patimban Senilai Rp 43, 2 Triliun

Presiden Indonesia Joko Widodo meresmikan pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat pada hari Minggu (20/12). Ia mengatakan pelabuhan tersebut merupakan gerbang baru yang akan mempunyai peran “strategis” dalam meningkatkan ekonomi nasional.

Reuters melaporkan pelabuhan senilai Rp 43, 2 triliun itu adalah salah satu proyek strategis pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan perekonomian nasional dan mengurangi tekanan pada Pelabuhan Semenanjung Priok yang sudah padat.

Berbicara melalui tautan daripada istana negara, Jokowi mengatakan fase pertama dari tiga fase pembangunan proyek tersebut telah rampung.

“Di tengah-tengan pandem tersebut, satu diantara proyek strategis nasional, yaitu pembangunan Patimban fase 1 telah kita selesaikan, ” ujarnya. “Dengan lokasinya yang strategis, saya tetap Patimban akan menjadi kunci di menghubungkan berbagai sektor, dari industri manufaktur hingga pertanian, dan memajukan ekspor. ”

Dibangun dengan pendanaan dari pemerintah Jepang, pelabuhan tersebut diharapkan dapat mendongkrak perkonomian Indonesia, setelah pada kuartal ketiga mengalami resesi untuk perdana kalinya dalam 22 tahun final.

Pemerintah menargetkan pangkalan tersebut dapat meningkatkan daya bertarung ekspor Indonesia, khususnya di sektor otomotif.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan uji coba operasional pelabuhan telah dilakukan bulan ini, jelang hari perdana resmi beroperasi pada Minggu (20/12).

“Dalam operasi perdananya ini akan dilakukan ekspor perdana dari Patimban, dia ntaranya 140 mobil buatan Toyota dan Daihatsu yang akan dikirim ke Brunei Darussalam, ” ujarnya.

Proyek Patimban diharapkan selesai segenap pada tahun 2027. Pelabuhan itu juga diharapkan dapat menghasilkan tenggat lima juta pekerjaan di Jawa Barat. [ah]

Mahfud Md: Pemerintah Harus Solid Untuk Mencegah Bibit Radikalisme

Menko Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md menyerukan sinergi antar instansi pemerintah dalam mencegah dan melawan bibit radikalisme. Peristiwa itu diungkap Mahfud terkait dengan fenomena di Indonesia belakangan tersebut, termasuk sebuah temuan yang mengherankan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu memperoleh foto-foto menghantam pelatihan sekelompok pemuda untuk melakukan teror terhadap orang penting ataupun VVIP ( very important person ). Namun, Mahfud tidak menjelaskan dengan gamblang tempat latihan dan organisasi yang melatih para pemuda tersebut.

“Radikalisme sedang ada di tingkat kita, yang kalau diberi level, ada tiga. Satu intoleran yang tidak suka dengan orang dengan berbeda. Kedua dalam bentuk teror, ” jelas Mahfud dalam kegiatan “Penyerahan Hasil Evaluasi & Rekomendasi Kebijakan Kementerian/Lembaga di Bidang Satuan Bangsa” yang disiarkan daring di dalam Kamis (17/12).


Menko Polhukam Mahfud MD saat menyerahkan keterangan soal Benny Wenda di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020. (Foto: VOA/Sasmito)

Mahfud menambahkan radikalisme juga dapat berbentuk wacana yang juga masuk ke dalam tubuh kementerian dan lembaga pemerintah, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, informasi tentang masuknya artikel radikalisme di pemerintahan bersumber dibanding laporan masyarakat. Karena itu, dia meminta kementerian dan lembaga berbagi peran dalam mencegah radikalisme pada internal pemerintah dan masyarakat.

Pembagian peran dalam tubuh pemerintah bisa dilakukan dengan memaruh tugas antar instansi negara. Misalnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan polisi adalah garda terdahulu yang berhadapan langsung dengan teroris, sementara Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menjadi pihak yang mengelola teritori Negara Kesatuan Republik Nusantara (NKRI). Sedangkan Badan Pembinaan Ajaran Pancasila (BPIP), Kementerian Pendidikan dan Budaya, serta Kementerian Agama akan menjadi pihak yang bertanggungjawab di dalam menjaga ideologi Pancasila.


Dua aktivis mahasiswa memegang spanduk saat demonstrasi damai dalam Jakarta, 22 September 2000. (Foto: AFP/Oka Budhi)

Pengamat intelijen & keamanan Stanislaus Riyanta mengatakan penargetan kelompok muda untuk direkrut jadi teroris sudah lama dilakukan sebab semua kelompok teroris. Namun, dia menduga kelompok teroris yang melatih pemuda untuk melakukan teror terhadap orang penting di Indonesia merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang berafiliasi dengan al-Qaeda.

Ia beralasan kelompok ini mempunyai sistem rekrutmen dan pelatihan yang rapi, serta tersembunyi dibandingkan secara kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang bertindak sporadis.

“JAD tidak serapi itu & dia mudah sekali dideteksi seharusnya. Jadi kalau lihat karakteristik serta afiliasi, jika pelatihan itu di Indonesia, kemungkinan besar adalah JI, ” jelas Stanislaus Riyanta kepada VOA, Jumat (18/12).

Riyanta menjelaskan jaringan JI tampak sedang tertidur setelah kematian gembong al-Qaeda Osama Bin Laden dan dr Azhari. Namun, kata tempat, berdasarkan penelitian RAND Corporation, setidaknya ada 3. 000 orang Indonesia yang menjadi alumni al-Qaeda. Para-para alumni ini berpotensi melakukan konsolidasi kembali dan merekrut kader-kader terakhir.

Menurutnya, mobilitas jaringan JI di Indonesia juga cukup tinggi dan sebagian besar memiliki daerah pengumpan. Semisal untuk wilayah target Jakarta, maka daerah pengumpannya berasal dari wilayah Bekasi, Bogor dan Tangerang.

“Beberapa data pernah terjadi pelatihan-pelatihan daripada kelompok-kelompok teroris di Gunung Gonggongan Bogor. Tidak menutup kemungkinan serupa Gunung Lawu, Jawa Tengah, dengan pernah menjadi tempat latihan, ” tambahnya.


Petugas penjaga berjaga di luar rumah simpulan militan setelah polisi antiteror dari unit Densus 88 di Serpong, Tangerang Selatan, 21 Desember 2016. (Foto: Antara/Fakhri Hermansyah via REUTERS)

Sedangkan terkait target VVIP, Riyanta menduga orang penting yang dimaksud oleh kelompok teroris itu adalah merupakan pejabat pemerintah yang dianggap melemahkan gerakan mereka, seperti penguasa Kemenko Polhukam. Namun, kata dia, kelompok teroris ini biasanya membelah target menjadi tiga bagian, yaitu target reguler, alternatif dan genting atau emergency . Karena itu, mereka akan mencari target alternatif atau lainnya kalau targetnya reguler atau utamanya, kaya pejabat pemerintah atau apparat, tak terpenuhi.

Polri: Ada 6. 000 Anggota JI di Indonesia

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan saat ini ada sekitar 6. 000 anggota JI yang masih aktif di Indonesia. Taat Argo, jumlah tersebut terungkap sebab hasil pemeriksaan terhadap 23 terkira teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sepanjang November-Desember 2020.

“Data dari penjelasan beberapa tersangka, sekitar 6. 000 sel jaringan JI masih aktif. Ini menjadi menghiraukan bagi kita sekalian, ” perkataan Argo dalam konferensi pers dalam Jakarta, Jumat (18/12).

Argo menambahkan 23 terduga teroris tersebut ditangkap di sejumlah provinsi, antara lain Lampung Selatan, Dalang Lampung, Pringsewu dan Palembang. Para-para terduga teroris ini telah dibawa ke Mabes Polri di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. Dua di antaranya yang ditangkap merupakan petinggi JI, yaitu Upik Lawanga dan Zulkarnain. Kedua petinggi JI ini memiliki keahlian dalam merakit bom serta senjata. Adapun target operasi grup ini tidak hanya di Indonesia, melainkan juga Malaysia dan Australia.

Lebih lanjut dia mengatakan, kelompok JI memiliki tiga sumber pendanaan, yaitu dana tempat amal, yayasan dan iuran bagian sebesar lima persen. Sebagian dibanding anggota JI bekerja sebagai pedagang makanan, seperti bebek dan pisang. Hasil dari iuran anggota tersebut kemudian disalurkan untuk membantu untuk anggota mereka yang belum main. [sm/ah]

Iran Bangun Fasilitas Nuklir Bawah Negeri di Tengah Ketegangan dengan AS

Iran telah menyelenggarakan membangun fasilitas nuklir bawah tanahnya di Fordo di tengah ketegangan negara tersebut dengan AS terpaut program atomnya. Pembangunan ini tampak dari foto satelit yang diperoleh Associated Press, Jumat (18/12).

Iran belum secara terbuka mengakui adanya pembangunan wahana terbaru tersebut. Iran telah mendirikan fasilitas nuklir Natanz setelah terjadinya ledakan misterius pada bulan Juli, yang digambarkan Teheran sebagai pukulan sabotase.

“Setiap perubahan di lokasi ini hendak diawasi dengan cermat untuk melihat ke mana arah program nuklir Iran, ” kata Jeffrey Lewis, seorang pakar di Middlebury Institute of International Studies yang mendalami Iran.

Pembangunan di Fordo dimulai pada simpulan September. Gambar satelit yang diperoleh dari Maxar Technologies oleh AP menunjukkan konstruksi berlangsung di sudut barat laut situs tersebut, dekat kota suci Syiah Qom kira-kira 90 kilometer barat daya Teheran.

Foto satelit tertanggal 11 Desember menunjukkan gambar yang mirip seperti fondasi yang digali untuk sebuah bangunan secara lusinan pilar. Pilar semacam itu dapat digunakan untuk menopang gedung di zona gempa.

Lokasi pembangunan terletak pada barat laut fasilitas bawah desa Fordo, dibangun jauh di dalam gunung untuk melindunginya dari daya serangan udara. Situs ini berharta di dekat bangunan pendukung serta penelitian dan pengembangan lainnya pada Fordo.

Di antara gedung-gedung itu terdapat Induk Teknologi Vakum Nasional Iran. Teknologi vakum adalah komponen penting sebab sentrifugal gas uranium Iran, yang memperkaya uranium.

Trump pada 2018 secara sepihak menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran, di mana Teheran sudah setuju untuk membatasi pengayaan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.

Ketika GANDAR menaikkan sanksi, Iran secara bertahap dan secara terbuka mengabaikan pemisah kesepakatan karena serangkaian insiden dengan meningkat telah mendorong kedua negara ke ambang perang pada mula tahun ini. Ketegangan antara Iran dan AS masih tetap agung hingga saat ini.

Di bawah kesepakatan nuklir 2015, Iran setuju untuk menahan pengayaan uranium di Fordo dan malah menjadikannya “pusat nuklir, fisika, dan teknologi. ” [ah/au]