Pertentangan Nagorno-Karabakh: Armenia, Azerbaijan Sepakat Tak Akan Target Warga SipilÂ

Armenia dan Azerbaijan sudah sepakat untuk tidak menarget wilayah pemukiman dalam konflik di provinsi Nagorno-Karabakh yang telah menewaskan ratusan orang.

Suara itu dicapai Jumat (30/10) dalam pembicaraan di Jenewa antara para-para menteri luar negeri kedua negeri, bersama dengan perwakilan dari Prancis, Rusia dan Amerika Serikat.

Armenia dan Azerbaijan berjanji untuk “tidak dengan berniat menarget penduduk sipil atau obyek non-militer” dan juga setuju untuk menukar mayat pejuang serta menukar daftar tawanan perang.

Namun, kesepakatan kedua negeri yang bertikai itu gagal menyentuh kesepakatan gencatan senjata, setelah upaya tiga gencatan senjata sebelumnya malang. Gencatan senjata terbaru dimediasi dalam Washington hari Minggu lalu oleh Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dan menyusul dua gencatan senjata sebelumnya yang gagal yang dinegosiasikan oleh Rusia.

Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis memimpin bersama Grup Minsk, dengan dibentuk oleh Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa pada tahun 1992 untuk menengahi konflik tersebut. [lt/pp]

UNICEF: Krisis Malnutrisi di Yaman Memburuk

Badan PBB Urusan Anak-Anak (UNICEF) hari Selasa (27/10) mengatakan ribuan anak di bawah usia lima tahun (balita) dalam Yaman, yang sedang dikoyak perang, berisiko menderita kekurangan gizi genting.

Pernyataan pers UNICEF itu merujuk pada kondisi dalam bagian selatan Yaman di mana ada lebih dari setengah juta kasus malnutrisi yang dilaporkan, & bahwa satu dari lima bujang menderita malnutrisi akut. Analisa tersebut menunjukkan pada tahun 2020 ini kasus malnutrisi naik 10%, sementara kasus malnutrisi akut naik 15, 5%. Ditambahkan ada sedikitnya 98. 000 anak berisiko meninggal jika tidak mendapat intervensi segera.

Selain memburuknya kondisi anak-anak, ada sedikitnya seperempat juta pokok hamil dan menyusui yang sangat membutuhkan perawatan malnutrisi.

Wakil UNICEF di Yaman, Philippe Duamelle, mengatakan “nyawa jutaan budak dan perempuan berada dalam bahaya. Malnutrisi akut dapat diobati & dicegah dengan paket layanan pati, tetapi untuk itu kita membutuhkan tindakan dan dukungan cepat. Rasa kedaruratan harus ada ketika menyimpan sumber keuangan yang penting & memastikan akses pada anak-anak & perempuan yang sangat membutuhkan tumpuan. ”

Yaman sudah sejak lama dianggap sebagai negeri yang tidak aman bagi anak-anak dan perempuan karena pola & kualitas makanan yang buruk, prevelansi penyakit menular yang tinggi & kerawanan pangan yang parah. Anak-anak Yaman juga memiliki akses terpatok untuk mendapatkan layanan nutrisi dan kesehatan, sanitasi dan kebersihan, & sedikit atau bahkan tidak tersedia akses untuk mendapatkan vaksin penting seperti campak dan polio.

Di daerah yang memutar parah terkena dampak, seperti lembah Hodeidah, sedikitnya satu dari 4 anak mengalami malnutrisi akut. Wilayah lain yang juga terkena konsekuensi adalah Abyan dan dataran lembut Lahj dan Taiz. Data pada bagian utara Yaman masih dianalisa, meskipun situasinya diperkirakan sama. [em/jm]

Demokrat Raih Dukungan Kuat di Texas, Basis Kuat Partai Republik

Di kota kecil Karnes, Texas, para peternak dan petani menghidupkan mesin-mesin traktor mereka untuk ikut serta konvoi yang menjunjung Donald Trump. Tracy Jendrusch mengendarai traktor miliknya yang telah benar handal.

Kakek eyang Jendrush migrasi ke AS dari Polandia. Sejak saat itu keluarganya hidup bertani dan Tracy selalu berwiraswasta seperti halnya Donald Trump. “Dia (Trump) seorang pebisnis mandiri. Trump bukan politisi dan saya suka dengan hal yang ia lakukan. ”

Bertambah dari 380 km ke daksina, di kota perbatasan antara Texas dan Meksiko, Brownsville, Partai Demokrat bersemangat untuk mendukung Joe Biden.

David Betancourt, dengan kakek neneknya adalah keturunan Hispanik, tidak setuju dengan cara Trump menjalankan kepresidenannya. “Menurut saya, Donald Trump seorang yang sangat egois. Itu sudah jelas dan kita semua bosan dengan semua tersebut. ”

Kedua kelompok politik dalam pemilihan presiden GANDAR kali ini sangat giat melakukan mobilisasi di negara bagian yang menjadi model dari konservativisme Partai Republik. Tahun 1976 adalah terakhir kalinya Texas mendukung kandidat presiden sebab Partai Demokrat. Namun kali ini, dinamika tersebut berubah di Texas, kata Jim Henson, profesor pengetahuan pemerintahan dari Universitas Texas. Taat dia, tahun ini, 2020, terang ada peluang untuk Biden memenangkan negara bagian ini, meskipun secara selisih suara yang kecil.

Texas sangat terpecah kurun wilayah pedesaan yang didominasi Golongan Republik dan daerah perkotaan yang dikuasai Partai Demokrat. Tetapi pada daerah pinggiran kota, peta kebijakan Texas berubah. Sejumlah kelompok di pinggiran kota itu yang biasanya menjadi kubu kuat Kelompok Republik, kini berubah karena selama hampir satu dekade terjadi laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, dan pembangunan ekonomi dan migrasi dengan meningkat. Jim Henson lebih lanjut menjelaskan.

Jim Henson, Profesor di Universitas Texas mengucapkan, “Orang dari California, dari periode Texas lainnya, dari kota-kota di dekatnya, mereka pindah karena memeriksa sekolah yang lebih baik serta perumahan yang lebih murah. Kala orang-orang ini berpindah-pindah, banyak dibanding mereka yang menetap di distrik-distrik tersebut. Mereka mengubah distrik itu. ”

Kelompok minoritas seperti warga Amerika keturunan Afrika, Latino, Asia timur dan daksina menjadi wajah baru dari penuh wilayah di pinggiran kota itu. Kelompok-kelompok etnis yang berbeda itu dan juga warga berkulit putih menyebabkan keanekaragaman pandangan politik. Selain para pemilih di pinggiran kota itu, suara dari komunitas Latino merupakan faktor penting lainnya.

Sementara, mayoritas komunitas Latino menganggap diri mereka Demokrat, di dalam beberapa kasus kandidat Partai Republik di Texas mampu meraih bertambah dari 40% suara Latino.

Hasil rata-rata dari bervariasi jajak pendapat menunjukkan Trump dan Biden pada dasarnya memiliki kekuatan yang berimbang di Texas. Henson menjelaskan Partai Republik dan Demokrat melakukan segala upaya untuk memobilisasi warga AS agar memberi suara dalam pemilihan kali ini, dengan harapan dapat menang di negeri bagian yang disebut Lone Star tersebut. [mg/jm]

Menghadap Hari Pilpres, Trump dan Biden Dekati “Undecided Voters”

Petahana Presiden Donald Trump dari Partai Republik & penantangnya dari Partai Demokrat, mantan wakil presiden Joe Biden di Minggu (25/10) menyemangati para pendukung mereka dan mencoba meraih para pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters, sembilan hari menjelang pemilihan presiden 3 November.

Trump berkampanye di New Hampshire dan Maine, yang walaupun memiliki kursi elektoral kecil, tetapi terbukti penting dalam pemilu yang berlangsung sengit ini. Ia & Biden masih berupaya meraih setidaknya 270 dari 538 kursi elektoral untuk memenangkan pemilu yang hasilnya ditentukan dari perolehan kursi elektorat di tiap negara bagian, tidak dari suara rakyat secara nasional.

Dalam pemilu pemimpin (pilpres) pada 2016 lalu, Trump kalah tipis di New Hampshire, yaitu hanya selisih empat pandangan elektorat, pada Hillary Clinton dibanding Partai Demokrat.

Presiden Donald Trump saat berkampanye di Bandara Manchester-Boston, Londonderry, New Hampshire, Minggu, 25 Oktober 2020. (Foto: Alex Brandon/AP))


Presiden Donald Trump saat berkampanye di Bandara Manchester-Boston, Londonderry, New Hampshire, Minggu, 25 Oktober 2020. (Foto: Alex Brandon/AP))

Trump juga memenangkan satu dari empat pemilu elektoral di Maine empat tarikh lalu dan kini bersaing selektif dengan Biden.

Biden pada Minggu (25/10) suangi waktu setempat akan berbicara di dalam konser virtual “I Will Vote. ” ​Sementara Trump mengikuti kampanye di luar ruangan berskala besar, seringkali di hanggar bandara. Biden mengadopsi pendekatan kampanye yang lebih terukur dan lebih memilih muncul di pertemuan-pertempuan kecil atau yang dilakukan secara virtual.

Sementara itu cawapres Trump, Pemangku Presiden Mike Pence, juga tumbuh dalam beberapa rapat umum dan dijadwalkan tampil pada Minggu (25/10) malam waktu setempat di Kinston, North Carolina, satu negara bagian lain yang juga diperebutkan kedua kandidat. Trump negara bagian itu pada pemilu 2016, tetapi survei menunjukkan Biden unggul tipis kali ini.

Cawapres Biden, Senator Kamala Harris, juga akan hadir di Detroit, Troy dan Pontiac di negara bagian Michigan. Trump meraih kemenangan di Michigan dalam pemilu 2016 lalu, negara bagian yang secara tradisional sebenarnya membantu Partai Demokrat. Kemenangan Trump dalam Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin membuatnya memenangkan pemilu 2016.

Namun, beberapa jajak pendapat kini menunjukkan Biden unggul 8 bagian poin di Michidan dan ulung sangat tipis di Wisconsin & Pennsylvania.

Lebih daripada 58 juta warga Amerika sudah memberikan suara, dua per 3 diantaranya lewat surat dan sepertiga lainnya lewat early voting (pencoblosan dini) atau memberikan suara tepat di tempat-tempat pemungutan suara (TPS) di negara-negara bagian yang sudah mengizinkan memberikan suara lebih zaman.

Sebagian besar awak mengatakan memberikan suara lebih pra sehingga tidak perlu ke TPS pada 3 November di tengah meluasnya pandemi virus corona itu. [em/jm]

Pilpres AS 2020: Trump Mencoblos di Florida

Presiden GANDAR Donald Trump memberikan suara buat pilpres pada 3 November di negara bagian Florida pada Sabtu (24/10), sementara saingannya Joe Biden berkampanye di negara bagian Pennsylvania yang diperebutkan.

Trump, yang tahun lalu mengubah domisili dari New York ke Florida, memilih untuk mencoblos pada pagi hari di Pantai West Palm. Semalam ia menghabiskan waktu dalam dekat resor Mar-a-Lago miliknya.

“Proses pemberian suara sangat aman. Semuanya sempurna, ” prawacana Trump kepada para wartawan ketika ia meninggalkan perpustakaan Palm Beach county, yang menjadi salah kepala tempat pemungutan suara (TPS). Merupakan kehormatan bisa memilih. ”

Ketika ditanya siapa dengan dipilih, presiden mengatakan, “Saya memastikan seorang laki-laki bernama Trump. ”

Presiden kemudian melayani perjalanan ke Lumberton, negara arah North Carolina, untuk berkampanye. Tempat juga akan berkampanye di Circleville, Ohio, dan Waukesha, Wisconsin dalam Sabtu (24/10). Saat Trump berbahasa di North Carolina, AS di dalam Jumat (23/10) mencatat rekor peristiwa harian, yaitu 83, 757.

“Di satu sisi rupawan. Di sisi lain, bodoh, ” kata Trump merujuk pada peningkatan tes Covid-19. “Kasus-kasus naik. Apabila kita tes separuh, kasusnya hanya separuh. ”

Tatkala itu, Biden mengadakan kampanye lantatur ( drive-in ) di Bucks County, di tepi kota Philadelphia yang pernah dimenangkan Hillary Clinton dengan selisih sedikit pada 2016. Biden juga berkampanye di Luzerne County.

Mantan Presiden Barack Obama pernah menang di Luzerne County perut kali sebelum para pemilih disana memenangkan Trump dengan telak pada 2016.

Terkait virus corona, mantan wakil presiden tersebut memperingatkan, “akan datang musim sejuk yang gelap apabila kita tidak mengubah cara. ”

Tim kampanye Biden juga mencari jalan menggalang dukungan pemilih pada Sabtu (24/10) di negara bagian istimewa Florida. Obama mengadakan kampanye dengan lantatur di North Miami, menggantikan wapres Biden. Meskipun pilpres invalid dari dua minggu lagi, bertambah dari 52 juta orang telah memilih. Sekitar 100 juta lain diperkirakan akan memberikan suara mereka sebelum pemenang diumumkan. [vm/ft]

GP Ansor Undang Menlu AS ke Dialog Agama & Peradaban

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo siap melawat ke Indonesia, sebagai bagian dibanding lawatan ke empat negara Asia, mulai 25 Oktober mendatang. Selain mengadakan pertemuan dengan mitranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Pompeo dijadwalkan menghadiri dialog bersama Gerakan Pemuda Ansor.

Diwawancarai VOA Jumat malam (23/10), Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengkonfirmasi hal itu. “Tujuan kami mengundang Menlu AS di antaranya untuk menegaskan komitmen kami mengelola martabat manusia dan untuk mengiakan Laporan Komisi “Unalienable Rights” jadi kontribusi berharga untuk memperkuat tatanan internasional berbasis aturan di kurun ke-21, yang didirikan di untuk nilai-nilai peradaban bersama, ” ujarnya.

Laporan “Unalienable Rights” Jadi Konsensus Kebijakan Asing Negeri Berperspektif HAM

Laporan “Unalienable Rights” yang dimaksud adalah laporan yang dirilis pada 26 Agustus lalu sebab Commission on Unalienable Rights ataupun Komisi Hak-Hak Yang Tidak Mampu Dicabut, yang dibentuk oleh Departemen Luar Negeri Amerika pada 8 Juli 2019.

Komisi yang terdiri dari akademisi, filsuf dan aktivis ini bekerja memberikan nasehat kepada pemerintah Ameriak tentang hak-hak asasi manusia dengan didasarkan pada prinsip dasar keturunan dan prinsip Deklarasi Universal Sah Asasi Manusia tahun 1948. Informasi yang dikeluarkan komisi ini berisi konsensus bersama agar setiap kebijaksanaan luar negeri menghormati hak pokok manusia, terutama mengingat luasnya kesepakatan agama, etnis dan budaya di dunia.

Keberagaman, Pancasila & Islam Moderat

Merujuk pada masukan itu, Yaqut Cholil Qoumas mengutarakan ia berharap forum dialog secara Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo “akan menjadi bentuk kebolehan lain untuk mempromosikan keberagaman, Pancasila dan Islam yang rahmatan lil’alamin, atau Islam yang moderat, sebagai aset bangsa Indonesia. ” Ia menggarisbawahi “Gerakan Pemuda Ansor memiliki keyakinan, Pancasila bisa menjadi petunjuk dunia untuk tata kehidupan & peradaban yang lebih baik. ”

Untuk itu di dalam dialog bersama Pompeo pada 29 Oktober nanti, Gerakan Pemuda Ansor akan mengundang tokoh-tokoh lintas agama, antara lain Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama PBNU KH. Said Agil Siraj, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dan Pokok Ignatius Suharyo.

Para pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor (foto: courtesy).


Para-para pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor (foto: courtesy).

Selain ke Indonesia, dalam lawatannya antara tanggal 25-30 Oktober ini, Pompeo juga hendak berkunjung ke India, Sri Lanka dan Maladewa.

Pompeo akan memulai lawatannya ke India, kemudian dilanjutkan ke Sri Lanka, Maladewa, dan terakhir ke Nusantara. [em/pp]

Trump dan Biden Siap Bertarung dalam Debat Terakhir

Petahana Presiden Donald Trump dan penantangnya dari Golongan Demokrat Joe Biden Kamis malam (22/10) siap mengikuti debat ke-3 dan sekaligus terakhir menjelang pemilihan presiden 3 November. Carolyn Presutti melaporkan dari Nashville, Tennessee.

Siapa yang dapat mengalpakan debat pertama yang kontroversial?

Kamis malam (22/10) kedua capres akan bertemu untuk ke-2 kalinya dalam debat terakhir, tepat di Nashville, sebuah kota dengan condong mendukung Partai Demokrat, yang terletak di negara bagian Tennessee yang mayoritas warganya Republikan.

Untuk mencegah terjadinya interupsi ketika Trump atau Biden menanggapi pertanyaan, mikrofon capres yang lainnya akan dimatikan. Kedua mikrofon bakal kembali dihidupkan ketika diskusi sesudahnya dimulai.

“Saya taksir ini gagasan yang baik. ”

Debat pertama Presiden AS Donald Trump dan penantangnya, Joe Biden di Cleveland, Ohio (29/9).


Debat pertama Presiden AS Donald Trump dan penantangnya, Joe Biden di Cleveland, Ohio (29/9).

Nashville adalah pusat irama country yang kini menderita sebab pembatasan akibat pandemi virus corona.

Pakar industri irama Eric Holt mengatakan, “Sejak Maret lalu belum ada satu pun pertunjukkan music live secara konsisten. Gagasan pertunjukkan live terkait secara kapasitas. Kalau padat tubuh-tubuh penonton berdekatan Ini bagian dari kemahiran langsung. Dan akibat Covid, ana tidak tahu kapan hal itu akan berakhir. ”

Covid-19 juga membayangi benak Tomeka Johnson dan membuat anak-anaknya bersekolah di rumah. Ia adalah salah seorang warga Amerika yang belum menentukan pilihan dan ingin menyaksikan debat terakhir untuk mendapatkan tangkisan.

“Isu vaksin. Kami ingin tahu bagaimana dampak peristiwa itu pada anak-anak ketika mereka kembali ke sekolah, ” ujar Tomeka.

Virus corona telah mengubah pandangan Ali Goldsmith. Pada tahun 2016 ia memutuskan Donald Trump, tetapi kali tersebut tidak akan melakukan hal yang sama.

“Trump sama sekali tidak menunjukkan kepemimpinan yang baik. Ini tampak dari caranya mengatasi pandemi ini. ”

Keyakinan menjadi pedoman majikan gereja Efraen Ureas untuk tentu memilih Donald Trump. “Saya menilai Trump ketika ia mengatakan aborsi berarti membunuh. Kita semua mempunyai hidup. ”

Kejadian senada disampaikan Debbie Cook. “Biden sudah memimpin selama 40 tahunan dan tidak melakukan apapun. Barang apa yang akan ia lakukan sekarang? ”

Apakah debat terakhir akan mengubah pandangan para pemilih? Tidak bagi sekitar 40 juta warga Amerika yang sudah memberikan suara, jumlah pemberian bahana lebih awal yang tertinggi dalam sejarah Amerika.

“Saya memberikan suara pada hari ke-2 ketika pemberian suara lebih asal dimulai, ” kata Bob Bernstein, yang memiliki toko kopi tertua di Nashville, Bongo, dan dia memberikan suaranya pada Biden.

“Melawan Covid-19 akan menebus perekonomian. Perekonomian tidak akan reda selama masih ada Covid-19, ” imbuhnya.

Pakar kemahiran politik di Universitas Rice, Prof. Mark Jones, mengatakan akan bijaksana jika kedua capres bersikap tenang. Ditambahkannya, Biden perlu memberikan sahutan yang lebih fokus. Sementara Trump?

“Beri Biden peluang lebih banyak, interupsi dia kalau pertanyaannya mudah. Tetapi untuk pertanyaan-pertanyaan yang sulit, biarkan ia kata. Karena harapan untuk Trump merupakan kalau Biden mengatakan sesuatu yang salah dalam perdebatan nantinya itu akan menghantui dia, ” perkataan Mark.

Dukungan untuk Biden meningkat setelah debat mula-mula di Cleveland, Ohio. Trump meminta hal itu akan berubah setelah debat terakhir di Nashville, Tennesse ini. [em/jm]

PM Inggris dan Pihak Oposisi Perdebatkan Respon terhadap Pandemi

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Rabu (21/10) kembali menolak jalan oposisi untuk menerapkan lockdown semasa dua minggu guna memutuskan mata rantai infeksi secara nasional & membendung penyebaran virus corona di negara tersebut.

Pada House of Commons, pemimpin Golongan Buruh yang beroposisi Keir Starmer, memaparkan sistem siaga tiga sarung yang diusulkan oleh Johnson tidak berhasil dan diperlukan langkah-langkah dengan lebih drastis.

Pola yang diterapkan lebih dari seminggu lalu itu menggolongkan berbagai medan di Inggris sebagai berisiko pantas, tinggi atau sangat tinggi bersandarkan jumlah kasus baru masing-masing. Di sejumlah kawasan berisiko tertinggi, semua pub ditutup, anggota-anggota dari sebuah rumah tangga dilarang berbaur secara anggota rumah tangga lainnya, dan disarankan untuk tidak melakukan kunjungan keluar masuk daerah tersebut.

Starmer menjelaskan laju infeksi terus naik – penutupan kira-kira kawasan di timur laut, menjelma zona tiga sementara memindahkan awak dari zona dua ke daerah tiga – semua langkah ini tidak berhasil. Ia menambahkan kesibukan itu “terburuk ditinjau dari bidang manapun, ” dan menyebabkan “kerugian ekonomi secara signifikan dan virus tidak terkendali. ”

Starmer menuduh Johnson tidak memiliki strategi eksit dalam rencana pemerintah dan katanya, pilihan jelas sudah tersedia: penderitaan berminggu-minggu yang lanjut dibawah sistem siaga tiga lapis, atau sebuah lockdown dua minggu “yang mampu memutuskan mata pertalian infeksi” di seluruh negara. Dia mencatat bahwa Wales, Skotlandia, & Irlandia Utara masing-masing telah mencanangkan lockdown atau kondisi lockdown dekat sepenuhnya mulai hari Jumat.

Johnson mempertahankan pendekatan mulai kawasan dan menyebutnya pendekatan yang berimbang dan ‘masuk akal, ’ dan menyatakan metode “pemutusan ikatan infeksi” yang diusulkan Starmer itu akan mengakibatkan sejumlah sekolah & bisnis ditutup, sehingga timbul kerugian baik ekonomis maupun psikologis & emosional, bagi rakyat Inggris. [mg/jm]