Irak Berharap AS ‘Pertimbangkan Kembali’ Penyudahan Kedutaan

Menteri Asing Negeri Irak Fuad Hussein, Rabu (30/9) menyatakan negaranya berharap AS akan “mempertimbangkan kembali” keputusan penutupan misi diplomatik di Baghdad, setelah sekelompok duta besar bersedia membangun Irak untuk mengatasi tantangan kebahagiaan.

Pernyataan Menlu Irak ini setelah Amerika memperingatkan pihaknya mengambil beberapa langkah untuk menutup kedutaannya di Baghdad kecuali kalau pemerintah Irak mengambil tindakan untuk menghentikan serangan roket yang kala dilakukan oleh sejumlah milisi pertolongan Iran dan beberapa kelompok ekstremis lainnya.

Hussein menyebut ancaman penutupan kedutaan besar GANDAR itu “berbahaya” karena dapat menimbulkan penarikan perwakilan diplomatik negara-negara asing dari Baghdad.

Serbuan roket dan mortir telah menarget Zona Hijau, pusat pemerintahan Irak dan lokasi dari sejumlah kedutaan asing, termasuk Kedutaan Besar GANDAR.

Menteri Luar Daerah AS Mike Pompeo menyampaikan keterangan tersebut kepada Presiden Irak Barham Saleh dan Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi lewat pembicaraan telepon secara terpisah pekan lalu.

Hussein berharap Washington akan mengingat kembali keputusannya. “Keputusan itu invalid tepat, diambil pada waktu serta tempat yang tidak tepat, ” ia menyatakan lebih jauh.

Dia juga menambahkan bagian seperti itu akan mengirim pesan kepada kelompok-kelompok bersenjata dan ekstremis yang melakukan serangan itu kalau mereka berhasil mencapai tujuan kebijakan mereka.

Komentarnya tampak setelah sebuah kelompok terdiri daripada 25 utusan asing di Irak merilis pernyataan yang mendukung negeri dan stabilitas di Irak, dengan dikeluarkan setelah berlangsung pertemuan secara al-Kadhimi.

Dalam suatu pernyataan, Rabu (30/9) – dibanding duta-duta besar AS, Inggris, Arab Saudi dan Kanada – para utusan itu menyatakan “keprihatinan mendalam” atas peningkatan jumlah serangan terhadap misi diplomatik di Irak.

Mereka menyambut baik sejumlah tindakan yang diambil oleh al-Kadhimi, termasuk beberapa operasi keamanan baru-baru ini dan peningkatan keamanan pada sekitar bandara dan menyerukan penyelenggaraan lebih banyak langkah untuk mengkonsolidasikan pasukan di Zona Hijau. [mg/jm]

Meja hijau Inggris: Assange Kemungkinan Berakhir dalam Penjara AS

Pendiri WikiLeaks Julian Assange harus berjuang mati-matian agar tidak ditahan di penjara paling ketat di Amerika jika terbukti bersalah atas dakwaan spionase dan dikirim ke sana, demikian pernyataan yang disampaikan di pengadilan Old Bailey, London, Selasa (29/9).

Assange, dengan menentang permintaan ekstradisi dari AS, kemungkinan akan dikirim ke penjara federal itu dengan keamanan penuh di Florence, Colorado, jika benar bersalah, demikian dikatakan Maureen Baird, mantan sipir penjara di Induk Pemasyarakatan Metropolitan di New York.

Jaksa AS telah mendakwa Assange yang berusia 49 tahun atas 17 tuduhan spionase dan satu tuduhan penyalahgunaan komputer karena publikasi dokumen rahasia tentara Amerika oleh WikiLeaks satu dekade lalu. Ia diancam hukuman tangsi maksimal 175 tahun.

Tim pembela mengatakan Assange mempunyai mendapat perlindungan Amandemen Pertama sebab membocorkan dokumen yang mengungkap kelalaian militer AS di Irak dan Afghanistan. Tim pembelanya juga mengucapkan ia menderita masalah kesehatan mental yang luas, termasuk kecenderungan pati padam diri, yang bisa memburuk bila berakhir di kondisi penjara yang tidak ramah di AS.

Baird mengatakan Assange jalan akan menghadapi kondisi penjara memutar berat yang bisa diberlakukan GANDAR, kondisi yang dikatakannya mengarah dalam serangkaian masalah kesehatan mental, termasuk kecemasan dan paranoia.

“Dari pengalaman saya, selama dekat tiga dekade bekerja di penjara federal, saya setuju bahwa isolasi jangka panjang bisa berdampak minus yang serius pada kesehatan moral narapidana, ” kata Baird.

Ia mengatakan Assange peluang akan ditahan berdasarkan administratif khusus, atau SAM, jika diekstradisi ke AS, baik dalam penahanan pra-peradilanmaupun setelah hukuman, karena masalah kesejahteraan nasional dalam pemerintah AS.

Berdasarkan langkah-langkah ini, sebati kebijaksanaan Jaksa Agung AS dan telah digunakan pada terpidana teroris, narapidana menghabiskan hampir sepanjang hari terkurung di sel mereka tanpa kontak dengan narapidana lain serta hanya sedikit kontak dengan negeri luar. Ia mengatakan hanya ada sedikit, bahkan tidak ada fleksibilitas bagi sipir untuk melonggarkan pembatasan.

“Tidak ada keraguan, semuanya jelas” kata Baird. Mengingat kemungkinan persyaratan SAM, Baird mengutarakan “satu-satunya tempat” baginya adalah ditahan di penjara ADX Florence dalam Colorado “kecuali ada perubahan benar-benar dalam status medisnya. ” [my/lt]

DPR Desak Pemerintah Kecam Penghancuran sixteen Ribu Masjid di ChinaÂ

Dalam rapat kerja dengan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi, Senin (28/9), Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi persoalan agama mendesak pemerintah melalui Kementerian Agama untuk mengeluarkan pernyataan keprihatinan dan kecaman kepada pemerintah China dikarenakan telah menghancurkan 16 ribu masjid di Provinsi Xinjiang, wilayah berpenduduk mayoritas muslim di China.

Menurut Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, ketegasan sikap pemerintah itu sangat dibutuhkan untuk menunjukkan sikap Indonesia. “Sebagai negara besar, berpenduduk muslim terbesar, patutlah kiranya Kementerian Agama atau bahkan Menteri Luar Negeri (Retno Marsudi) menyampaikan keprihatinan dan mengutuk keras aksi dari kebrutalan pemerintah China di bawah Presiden Xi Jingping. Seandainya tidak, saya khawatir sepertinya anda membiarkan kebrutalan kemanusiaan yang tidak beradab seperti itu, ” kata Yandri.

Yandri menambahkan DPR khawatir ketidaktegasan sikap pemerintah dalam isu penghancuran 16 ribu masjid di Tiongkok, yang bahkan masih berlangsung hingga sekarang, akan memicu kemarahan umat Muslim. Bahkan dia mengkhawatirkan kemarahan itu bisa dilampiaskan kepada masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia.

Yandri menegaskan isu penghancuran belasan ribu masjid pada China itu bukan sekadar persoalan agama tapi hal tersebut juga masalah kemanusiaan.

Menanggapi tuntutan Komisi VIII DPR tersebut, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi mengakui kementeriannya terus mencermati perkembangan di Provinsi Xinjiang, China, termasuk soal penghancuran sixteen ribu masjid. Tapi di sisi lain, tambahnya, Kementerian Agama mendapat informasi bantahan pemerintah China atas kabar tersebut.

Karena itu, lanjut Zainut Tauhid, Kementerian Agama akan meminta penjelasan dari pemerintah China mengenai apa yang sebenarnya yang sedang terjadi di Xinjiang, sehingga masyarakat muslim di Indonesia mengetahui faktanya. Selain itu, Kementerian Agama akan membahas masalah penghancuran masjid di Xinjiang dengan Kementerian Luar Negeri karena terkait hubungan diplomatik Indonesia-China.

“Kami dari Kemeag berpandangan bahwa kebebasan beragama merupakan hak asasi manusia yang harus senantiasa dilindungi, dijaga, dan dihormati, ” ujar Zainut Tauhid.

ASPI: China Hancurkan 16. 000 Masjid di Xinjiang

Sebuah laporan dari lembaga konsultan di Sydney, Australian Strategic Policy Institute (ASPI), Jumat pekan lalu menyebutkan pemerintah China telah merobohkan 16 ribu masjid di Xinjiang berdasarkan foto satelit. Sebagian besar penghancuran terjadi dalam tiga tahun belakangan.

Diperkirakan 8. five hundred masjid hancur total. Kerusakan lebih banyak terjadi di kota Urumqi dan Kashgar. Menurut laporan ASPI, banyak masjid yang lolos dri penghancuran total telah dicopot kubah dan menaranya. Saat ini terdapat sekitar 15. 500 masjid dalam keadaan utuh dan rusak masih berdiri di Xinjiang.

Sebaliknya, tidak ada gereja dan kuil Buddha di Xinjiang yang dirusak atau dihancurkan daya China. ASPI menyatakan hampir sepertiga dari masjid, makam, dan rute ziarah kaum muslim di Xinjiang sudah dihancurkan.

Laporan ASPI tersebut merupakan kabar terbaru tentang pelanggaran hak dasar yang terus meluas di Xinjiang. Kelompok-kelompok hak asasi mengatakan lebih dari sejuta warga Uighur serta rang-orang Islam berbahasa Turki ditahan di kamp. Mereka dipaksa berhenti beribadah dan ditekan untuk memakan babi dan meninggalkan agama Islam. [fw/em]

Penjualan Mobil di China Pulih ke Tingkat sebelum Pandemi

Pasaran mobil di China dengan terbesar di dunia, sudah sehat ke penjualan di atas tingkat sebelum pandemi. Pembelian naik 6% pada Agustus dibandingkan tahun sebelumnya, sementara penjualan di Amerika mendarat 9, 5%.

Produsen mobil internasional dan China memamerkan puluhan mobil listrik dan ini merupakan bagian dari persaingan pada industri untuk memenuhi kuota penjualan pemerintah China yang diterapkan untuk mempromosikan teknologi mobil listrik tersebut.

Mobil listrik semakin mampu menawarkan kecepatan dan akselerasi yang bersaing dengan mobil berbahan bakar bensin, dan ini ialah upaya untuk membuat teknologi mobil listrik menjadi produk yang diminati semakin banyak orang.

Beberapa mobil listrik menjanjikan tenggang tempuh hingga 600 kilometer minus perlu dicharge kembali, dan ini melampaui jangkauan rata-rata mobil berbahan bakar bensin dengan tangki lengkap.

Perusahaan mobil Ford Motor Corporation. baru-baru ini memamerkan jenis kendaraan SUV barunya, Mustang Mach-E di China, yang digerakkan sepenuhnya dengan listrik. Mobil itu menawarkan akselerasi dari 0 ke 100 km per jam cuma dalam 3, 5 detik.

Nissan Motor Corporation memamerkan SUV Ariya yang juga digerakkan listrik, dan katanya bisa menempuh jarak 610 kilometer tanpa memerlukan charge ulang.

“Kami perlu menyesuaikan dengan pasar China, ” kata CEO Makoto Uchida pada konferensi pers lewat video dari markas Nissan di Yokohama, Jepang.

Uchida mengutarakan, China merupakan kunci penting bagi upaya yang sedang dilakukan untuk memulihkan kinerja Nissan, yang taat laporan menderita kerugian $ 6, 2 miliar tahun fiskal cerai-berai yang berakhir pada Maret. [ps/jm]

Barrett, Calon Hakim Agung AS dengan Populer di Kalangan Konservatif

Amy Coney Barrett, 48, adalah seorang pemeluk Katolik dengan taat dan penentang aborsi. Barrett populer di kalangan komunitas Kristen evangelis — kelompok pendukung dengan sangat setia kepada Presiden Donald Trump.

Barrett sudah menulis lebih dari 100 pendapat sejak diangkat sebagai Hakim Mahkamah Banding AS Sirkuit ke-7 dalam 2017. Wilayah pengadilannya termasuk negara bagian Illinois, Indiana dan Wisconsin.

Opininya selalu membayangkan nilai-nilai konservatif yang dianutnya.

Dia dinominasikan oleh Trump ke Mahkamah Agung, untuk mengoper Hakim Ruth Bader Ginsburg, dengan wafat pada 18 September. Barrett merupakan tokoh ketiga yang dinominasikan Trump ke MA. Sebelumnya Trump pernah menominasikan Neil Gorsuch pada 2017 untuk menggantikan Hakim Antonin Scalia, yang wafat pada 2016. Setelah Hakim Anthony Kennedy purna bakti pada 2018, Trump menominasikan Brett Kavanaugh untuk menggantikannya.

Barrett, asal New Orleans, meraih gelar sarjana literatur Inggris dibanding Rhodes College di Memphis, Tennessee, kemudian memasuki Fakultas Hukum Notre Dame di Indiana pada musim gugur 1994.

Dia mulai mengajar di fakultas kaidah pada 2002 pada usia 30 dan menjabat sebagai hakim buat pertama kalinya ketika diangkat sebagai hakim Sirkuit ke-7.

Apabila dikonfirmasi oleh Senat, Barrett akan menjadi hakim termuda dalam MA, posisi yang bisa didudukinya selama puluhan tahun. [vm/ft]

New York Resmikan Pencakar Langit Ikonik Baru di Tengah Pandemi

Meskipun pasar ruang-ruang dan gedung perkantoran sangat terpukul oleh pandemi virus corona, sebuah pencakar langit yang ikonik diresmikan beberapa waktu lalu pada Manhattan, New York. Sebagian tinggi penyewa gedung itu juga menyewa untuk jangka panjang.

One Vanderbilt, gedung pencakar udara terbaru yang menjulang setinggi 427 meter di kota New York, diresmikan pertengahan September ini dengan acara pengguntingan pita yang mengindahkan protokol kesehatan terkait wabah virus corona. COVID-19 sendiri telah menimbulkan kebanyakan gedung-gedung kantor dan jalan-jalan di kota Manhattan tampak sunyi dan lengang.

Gedung baru bernilai 3, 3 miliar dolar yang berdekatan dengan Grand Central Terminal ini mewakili jalan penting dalam upaya kota New York untuk memastikan bahwa medan Midtown Manhattan, di mana gedung-gedung di sana rata-rata berusia 85 tahun, tetap menjadi distrik perkantoran premium.

Pemilik saham mayoritas One Vanderbilt, SL Green Realty Corporation menyisihkan 220 juta dolar dana untuk tangga pertama dan memperbaiki koneksi ke stasiun kereta bawah tanah di Grand Central, dalam suatu model kemitraan swasta yang rencananya akan ditiru pemerintah kota New York untuk diterapkan di kawasan tersebut.


Marc Holliday, Chairman serta CEO SL Green Realty Corp, berdiri di lantai 54 sejak menara perkantoran 77 lantai, One Vanderbilt, di Manhattan, New York. 9 September 2020. (Foto: REUTERS/Mike Segar)

CEO SL Green Marc Holliday, dalam upacara pengguntingan pita mengatakan, “Penuntasan proyek spektakuler tersebut menandai era baru desain pencakar langit yang aspiratif. ”

Tetapi gedung perkantoran sempurna kedua di Manhattan setelah One World Trace Center itu, dibuka pada waktu harga sewa turun karena banyak karyawan kini berlaku dari rumah dan maraknya pembangunan yang terbesar sejak tahun 1980-an.

Perpanjangan subsewa & sewa jangka pendek kini mencakup lebih dari 70 persen sebab perusahaan-perusahaan berusaha mengatasi dampak kemerosotan ekonomi karena pandemi. Wabah COVID-19 telah mendorong tingkat pengangguran pada kota itu hingga mencapai 20 persen, yang tertinggi di jarang kota-kota besar lainnya di GANDAR.

Sama jangka sewa di SL Green, pemilik perkantoran terbanyak di New York, pada kuartal ke-dua ini turun menjadi 4, 3 tarikh dari 10, 1 tahun di periode sebelumnya.

Meskipun 67 persen ruang One Vanderbilt disewa dengan jangka panjang dengan tarif lebih dari 1. 000 dolar per meter persegi, kekhawatiran akan COVID-19 telah membuat kantor-kantor di Manhattan, pasar kantor terbesar di AS, sebagian besar sunyi. Kemungkinan besar ini akan tetap berlangsung sebelum beredarnya vaksin yang telah mendapat izin. 9

Para penyewa One Vanderbit sendiri baru akan mulai alih ke gedung tersebut akhir tarikh ini.

Tantangannya, setidaknya dalam jangka dekat adalah, menghasilkan orang kembali bekerja di dewan dan yakin bahwa konfigurasi kawasan, berikut elevatornya, memungkinkan adanya renggang aman yang cukup luas dalam antara para pekerja. [uh/ab]

Asosiasi Eropa Serukan Langkah untuk Cegah Lonjakan Virus Corona

Pejabat kesehatan Uni Eropa, Kamis (24/9) mendesak negara-negara anggota buat “bertindak tegas” memberlakukan dan memanfaatkan langkah-langkah untuk menghentikan penyebaran virus corona. Para pejabat itu juga mengimbau agar dilakukan langkah-langkah menyalahi potensi lonjakan kasus seperti dengan terjadi awal tahun ini dengan mendorong penutupan wilayah secara umum.

“Kita berada dalam momen yang menentukan. Semua negara anggota harus siap melakukan langkah-langkah pengendalian, segera dan pada periode yang tepat, ketika ada tanda-tanda pertama potensi wabah baru, ” kata Stella Kyriakides, komisaris kesehatan tubuh dan keamanan pangan Uni Eropa. Ia menambahkan, “Ini mungkin kesempatan terakhir kita untuk mencegah terulangnya apa yang terjadi musim semi lalu. ”

Taat Pusat Pencegahan dan Pengendalian Aib Eropa, lebih dari 3 juta kasus telah dilaporkan di semesta Uni Eropa dan Inggris sejak awal pandemi dimulai.

Kyriakides mencatat beberapa negara Uni Eropa mengalami jumlah infeksi pertama yang lebih tinggi daripada yang dialami pada bulan Maret kala puncak wabah melanda wilayah tersebut, dengan mengatakan, “Sangat jelas krisis ini belum akan berlalu. ”

Kementerian kesehatan Perancis, Kamis melaporkan jumlah orang yang dirawat di unit perawatan intensif karena virus corona untuk baru kalinya sejak awal Juni melampaui 1. 000.

Di Belanda, pejabat kesehatan, Kamis mengucapkan jumlah infeksi baru naik menjadi 2. 544, rekor tertinggi untuk satu hari.

Kementerian kesehatan Polandia juga melaporkan rekor kenaikan kasus setiap hari & mengaitkan tren tersebut dengan orang yang melakukan lebih banyak relasi dengan orang lain setelah pemisahan dicabut.

Swedia, dengan memilih untuk tidak memberlakukan banyak tindakan penutupkan wilayah yang bertambah ketat untuk virus corona sama dengan di tempat lain di Eropa, menurut Perdana Menteri Stefan Lofven menghadapi situasi mengkhawatirkan. [my/lt]

WFP: Yaman dalam Titik Kritis kelanjutan KonflikÂ

Program Bertabur Dunia, PBB (WFP) memperingatkan Yaman berada pada titik kritis akibat konflik dan kesengsaraan ekonomi yang menyeret negara itu ke periode kelaparan. WFP juga memperingatkan risiko musnahnya kemajuan yang sudah dicapai melalui aksi kemanusiaan dalam kurang tahun terakhir.

Pertentangan meningkat di lebih dari 40 garis depan, biaya bahan pokok lebih tinggi daripada sebelumnya serta mata uang telah kehilangan 25 persen nilainya pada tahun 2020 saja – 70 persen dibandingkan dengan nilai sebelum perang.

WFP mengatakan karena basi valuta negara itu mendekati nol, kemampuan Yaman untuk mengimpor makanan juga bisa mengancam lebih penuh kelaparan bagi jutaan orang. WFP mengatakan kondisi di Yaman sudah memburuk melampaui titik yang dicapai pada 2018.

Bertambah dari 20 juta orang pada Yaman rawan pangan sementara 13 juta membutuhkan bantuan pangan WFP untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itu. Tiga juta orang lainnya berisiko mengalami kelaparan yang memburuk karena tidak terkendalinya penyebaran COVID-19 dalam Yaman.

Selama enam bulan terakhir, keluarga, di wilayah yang dikendalikan oleh otoritas Sana’a hanya menerima bantuan makanan pada bulan-bulan tertentu karena WFP mencari jalan memperpanjang persediaan sumber dayanya buat menghindari penghentian total bantuan.

Tapi ini membuat tumbuh lebih sulit bagi jutaan karakter, WFP mengatakan hanya dalam 3 bulan, warga yang mengonsumsi sasaran secara tidak memadai di kawasan ini meningkat dari 28 menjelma 43 persen. WFP mengatakan Yaman merupakan lingkungan operasi paling rumit di dunia dan tantangan sudah mengikis tanggapan kemanusiaan. Setiap keadaan, truk makanan WFP terjebak pada penundaan birokrasi.

Belum ada satu orang pun dengan terdaftar secara biometrik untuk mendapat bantuan makanan di wilayah dengan berada di bawah otoritas Sana’a. Sementara itu, perselisihan politik pada impor BBM ke Hodeidah sudah mengakibatkan kelangkaan BBM yang membekukan. Ini berdampak pada pengiriman makanan serta dukungan kemanusiaan untuk rumah sakit dan instalasi pengolahan cairan.

Bandara Sana’a saat ini telah ditutup, menelantarkan para pelaku bantuan di dalam dan dalam luar Yaman. Pada tahun 2020, WFP meminta dana $ 2, 5 miliar untuk membangun ketahanan pangan yang sudah dicapai di tahun 2019. Sekitar separuhnya sudah tersedia untuk tanggapan WFP tarikh ini, termasuk kontribusi baru-baru ini sebesar $ 138 juta sebab Kerajaan Arab Saudi.

Pendanaan mendesak untuk operasi enam bulan ke depan membutuhkan $ 500 juta lebih, sementara untuk sampai akhirusanah saja memerlukan $ 150 juta.

WFP mengatakan pemangkasan lebih jauh buat bantuan pangan diperkirakan akan dilakukan pada kuartal terakhir jika tak menerima tambahan dana.

Saat ini, lima donor tertinggi untuk operasi WFP di Yaman pada tahun 2020 adalah: AS ($ 272 juta), Kerajaan Arab Saudi ( $ 138 juta), Jerman ($ 103 juta ), Uni Eropa ($ 53 juta ), Inggris ($ 40 juta). [my/jm]

NASA Rencanakan Pendaratan Perempuan Pertama pada Bulan Tahun 2024

Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) mengumumkan rencana pendaratan perempuan pertama di bulan tarikh 2024.

Kepala NASA Jim Bridenstine menyatakan program bernilai $ 28 miliar itu berniat kembali mendaratkan manusia ke bidang bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.

“Kami mau kembali ke bulan untuk penemuan ilmiah, manfaat ekonomi, dan petunjuk bagi generasi penjelajah baru, ” kata Bridenstine dalam sebuah pemberitahuan pada hari Senin (21/9).

“Sementara kita membangun kehadiran kita secara berkelanjutan, kita serupa membangun momentum menuju tercapainya metode pertama manusia di Planet Abang, ” yang mengacu pada Mars.

Misi ke bulan itu merupakan bagian dari rancangan Artemis NASA. Beberapa astronot akan diterbangkan ke bulan dengan peluru baru NASA, Space Launch System (SLS), dan pesawat ruang angkasa Orion.

Bridenstine pada wartawan memaparkan “beberapa risiko politik” sering mengancam pekerjaan NASA, pertama sebelum pemilihan yang krusial. Kalau Kongres AS menyetujui $ 3, 2 miliar dana awal pra Natal, “Kami masih berada di dalam jalur terkait pendaratan di kamar tahun 2024, ” kata besar NASA itu.

Maklumat NASA terkait pengiriman seorang hawa ke bulan itu datang kala Presiden Donald Trump berusaha mengarah kelompok pemilih perempuan menjelang penetapan 3 November mendatang. [mg/lt]

Tanpa Lengan dan Satu Kaki, Kisah Bocah Difabel Asal Malawi Beriring-iring Dalam Festival Film Pendek dalam Australia

Talandira Kogoya yang terlahir dengan tunadaksa, belajar secara otodidak untuk menulis, bermain sepak bola, dan mengendarai sepeda. Sebuah film dokumenter mengenai kehidupannya yang inspiratif dinominasikan dalam Festival Film Pendek Focus On Ability 2020 yang akan diselenggarakan Oktober mendatang di Australia.

Membesarkan Talandira, budak sembilan tahun yang lahir minus lengan utuh dan hanya satu kaki, bukan hal yang barangkali bagi keluarga Kogoya.


Talandira (tengah) bersama kedua karakter tuanya. (Lameck Masina/VOA)

Agnes Kogoya, ibunda Talandira, menuturkan, “Beberapa perempuan menertawakan saya ketika mereka tahu kami bersepeda ke sekolah. Mereka bilang mereka tidak akan repot-repot menyekolahkan anak seperti anak kami setiap harinya. Saya biasanya tak mengacuhkan mereka dan mengatakan pada diri saya sendiri, ‘anak itu adalah anugerah Tuhan’. ”

Akan tetapi, penilaian klub di selatan Malawi terhadap Talandira itu berubah ketika ia menunjukkan bahwa keterbatasan fisiknya tidak membuatnya tak berdaya.


Talandira (baju putih) tetap bermain menampar bola bersama teman-teman sebayanya. (Lameck Masina/VOA)

Keahliannya yang dipelajari secara otodidak diangkat dalam sebuah hidup dokumenter lokal berjudul ‘Chosen’ alias ‘Terpilih’, yang kemudian dinominasikan dalam Festival Film Pendek Focus On Ability 2020 yang digelar Oktober mendatang di Australia.

Pejabat Malawi mengatakan bahwa dongeng Talandira menjadi sebuah contoh yang hebat bagi kelompok difabel dan bagaimana seharusnya mereka mendapat sokongan.


Talandira Kogoya terlahir hanya dengan satu kaki utuh.

Biton Mpilisi, asisten Dinas Ketenteraman Sosial Distrik Phalombe, mengatakan, “Kami amat bangga pada Talandira dengan ikut serta dalam kompetisi. Situasi ini akan membantu orang gelap lainnya untuk keluar dan mengenalkan anak-anak difabel mereka kepada beragam aktivitas sosial, di mana itu dapat dibantu dan bisa menyentuh apa yang mereka cita-citakan dalam masa depan. ”

Agnes percaya film dokumenter tentang anaknya akan diterima dengan baik di festival film pendek tersebut. “Dedikasi dan kebijaksanaan yang ia miliki membuat saya percaya hidup dokumenter tentangnya bisa memenangkan perhargaan, ” tambahnya.

Tatkala bagi Talandira yang tengah bersandar di kelas 3 SD, impian tak berhenti di Australia. Ia bercita-cita bisa menerbangkan pesawat.


Talandira tetap semangat belajar setiap hari.

“Saya ingin menjelma pilot karena mereka bisa menggondol orang ke berbagai tujuan pada seluruh dunia. Saya juga mau melihat tempat-tempat itu, ” ujarnya.

Untuk saat tersebut, Talandira masih senang mem-piloti sepedanya berkeliling tempat tinggalnya. [rd/jm]